NEWSCAKRAWALA.ID – Teriakan warga memecah keheningan malam. Kobaran api mengamuk hebat melahap rumah milik Ach. Hidayatullah di Jalan Solodaja, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Kamis malam (27 Agustus 2026.
Si jago merah tampak tak terkendali. Dalam hitungan menit, api sudah menjilat atap dan mengancam rumah-rumah tetangga.
Dijelaskan oleh M. Zainuddin Kasi Damkar Satpol-PP Pamekasan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran masuk ke Pos Damkar Satpol PP Pamekasan tepat pukul 19.00 WIB. Tanpa buang waktu, Tim 113 Regu 4 langsung meluncur.
“Kami terima laporan pukul 19.00 Wib malam. Dan alhamdulillah 13 menit kemudian, sekitar pukul 19.13 Wib tim sudah sampai di lokasi. Tapi medannya tidak mudah,” beber M. Zainuddin, Kasi Damkar Satpol PP Pamekasan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat 28 Agustus 2026 pukul 07.34 Wib.
Perjuangan petugas benar-benar diuji. Baru sekitar pukul 20.25 Wib atau hampir 90 menit kemudian, api berhasil dijinakkan. Proses pendinginan pun dilanjutkan hingga situasi benar-benar aman.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka. Untuk penyebab dan total kerugian masih kami serahkan ke pihak berwajib, tegas M. Zainuddin.
Saat kebakaran itu warga panik. Itu yang dirasakan warga saat sijago merah mengamuk, pasalnya, api tidak hanya mengancam 1 rumah. Data di lapangan mencatat ada 4 bangunan yang berada di garis bahaya, ujarnya Zainuddin.
Berikut 4 bangunan yang berada digaris bahaya yaitu :
Di sebelah Timur rumah Ibu Pruncessa Aulia Aradiela, lalu disebelah Selatan rumah Ibu Fatmawati kemudian di sebelah Barat rumah milik Ibu Hairiyah dan di sebelah Utara bangunan Masjid Nurul Islam.
“Kendala terbesar kami saat penyisiran. Kondisi permukiman di sini padat banget. Selangkah saja kami telat, bisa dipastikan api akan merembet dan melahap lebih banyak bangunan, termasuk masjid,” jelas M. Zainuddin dengan nada lega.
Aksi heroik ini tidak bisa dilakukan Damkar sendirian. Babinsa Pademawu, anggota Polres Pamekasan, Polsek Pademawu, petugas PLN, hingga warga sekitar ikut turun tangan memadamkan api.
“Hasilnya alhamdulillah. Pukul 20.25 WIB situasi sudah aman dan kondusif. Kendala di lapangan hanya akses jalan yang sempit karena rumahnya padat,” pungkas M. Zainuddin.
Menutup keterangannya, M. Zainuddin mengimbau warga Pamekasan agar lebih waspada.
“Sebelum tidur, tolong cek kompor, cek colokan listrik. Ingat, api kecil itu kawan. Tapi kalau sudah besar, dia jadi lawan yang buas,” pesannya.
Reporter : Aril












