Satpolairud Polres Kutai Barat Turun Langsung Evakuasi Warga dan Dirikan Tenda Darurat di Lokasi Longsor Muara Bunyut

KETERANGAN FOTO: - Personel Satpolairud Polres Kutai Barat membantu mengevakuasi barang-barang milik warga terdampak longsor di Kampung Muara Bunyut, Kecamatan Melak, Jumat (7/8/2026). Dalam peristiwa longsor di pesisir Sungai Mahakam tersebut, 4 rumah warga, 1 mobil dan 30 motor tenggelam.

NEWSCAKRAWALA.ID— Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Kutai Barat bergerak cepat mendatangi lokasi bencana tanah longsor di pesisir Sungai Mahakam, Kampung Muara Bunyut, Kecamatan Melak.

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 04.50 WITA dan mengakibatkan 4 unit rumah warga, 1 unit mobil Traga Pickup, dan 30 unit sepeda motor tenggelam ke Sungai Mahakam, Jumat 7 Agustus 2026.

Kegiatan evakuasi dipimpin langsung oleh Kasatpolairud Polres Kutai Barat Iptu Hariyadi,  bersama Ipda Suyanto selaku pengendali lapangan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya ada 1 warga an. Ibu Arni mengalami luka ringan di pelipis kiri akibat terkena kabel putus saat menyelamatkan diri,” ujar Iptu Hariyadi.

Dalam penanganan awal, Satpolairud bersama Polsek Melak, BPBD, dan Kecamatan Melak melakukan koordinasi untuk evakuasi warga dan penyelamatan barang-barang yang masih bisa diamankan.

Personel Satpolairud bersama BPBD juga mendirikan tenda evakuasi sementara di Lapangan Bulu Tangkis Kampung Muara Bunyut sebagai tempat penampungan sementara bagi warga terdampak.

Selain evakuasi, personel memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan dan segera mengevakuasi barang berharga ke tempat yang lebih aman.

Garis police line juga dipasang di sekitar titik longsor untuk mencegah warga mendekat ke area berbahaya.

“Keselamatan warga adalah prioritas kami. Kami imbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas dan tidak kembali ke rumah yang berada di tepi sungai yang rawan longsor,” tegas Iptu Hariyadi.

Hingga saat ini situasi di lokasi sudah aman dan kondusif. Pendataan korban dan penanganan lanjutan masih terus dilakukan bersama instansi terkait.

 

 

Reporter : Daniel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *