Pastikan Korban Selamat Sampai Tujuan, Kapolresta Sumenep Lepas Empat Penyintas Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Menuju Posko Induk Tanjung Perak Surabaya

Keterangan Foto:Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., bersalaman dengan salah satu korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, disaksikan personel Basarnas dan KPLP, di Sumenep, Selasa (4/8/2026). Pemberangkatan korban ke Posko Pusat Tanjung Perak Surabaya dilakukan setelah koordinasi lintas instansi.

NEWSCAKRAWALA.ID — Empat orang penyintas kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 diberangkatkan dari Kabupaten Sumenep menuju Posko Induk di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (4/8/2026) siang.

Proses pemberangkatan dipimpin langsung Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. Pelepasan dilakukan setelah seluruh korban dinyatakan stabil dan dokumen kependudukan mereka lengkap.

Keempat korban ini sebelumnya dievakuasi ke Sumenep usai kapal terbakar di perairan utara Madura beberapa hari lalu. Selama di Sumenep, mereka mendapat perawatan medis, tempat tinggal sementara, serta bantuan logistik dari Pemkab Sumenep, TNI-Polri, Basarnas, dan relawan.

Sebelum berangkat, tim gabungan melakukan pengecekan akhir. Mulai dari kondisi kesehatan, kelengkapan administrasi, hingga kesiapan kendaraan yang akan membawa korban ke Surabaya.

“Kami pastikan semua berjalan aman dan tertib. Ini bentuk kehadiran negara untuk korban. Koordinasi dengan Posko Pusat Tanjung Perak juga sudah kami lakukan agar penanganan selanjutnya bisa langsung diterima,” kata Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu.

Kapolresta menyampaikan Polresta Sumenep akan terus memantau perkembangan penanganan pasca musibah ini. Pihaknya juga siap mendukung kebutuhan lanjutan para korban bersama instansi terkait.

Pelepasan berlangsung lancar tanpa kendala. Rombongan korban bertolak ke Surabaya menggunakan kendaraan dinas dengan pengawalan.

Peristiwa kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 sendiri menjadi perhatian karena terjadi di jalur pelayaran padat. Hingga kini proses pendataan dan penanganan korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

 

 

 

 

 

Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *