Semangat Berbagi di Pasar 17 Agustus, Lapas Narkotika Pamekasan Bagikan 200 Nasi Bungkus di Jumat Berkah: Pemasyarakatan Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

NEWSCAKRAWALA.ID – Pemandangan penuh kehangatan dan kepedulian terlihat di kawasan Pasar 17 Agustus Pamekasan, Jumat (9/10/2026) pagi. Di saat aktivitas pasar tradisional sedang ramai-ramainya, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan hadir di tengah-tengah masyarakat dengan membawa ratusan paket sarapan gratis.

Tepat pada pukul 08.00 WIB, program rutin bertajuk Jumat Berkah kembali dilaksanakan. Kali ini, sebanyak 200 nasi bungkus dibagikan secara langsung kepada warga. Mulai dari pedagang sayur, pedagang jagung dan ubi, pedagang pakaian, para pembeli, hingga para pengguna jalan dan tukang becak yang melintas di depan pasar menjadi sasaran penerima manfaat.

Satu per satu nasi bungkus diserahkan dengan penuh keramahan oleh petugas. Senyum sumringah dari para pedagang kecil pun tak bisa disembunyikan. Bagi mereka yang sejak dini hari sudah berjualan, pemberian sarapan ini terasa sangat membantu dan menjadi penyemangat untuk memulai aktivitas.

Kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan. Ia tidak sendiri, ia didampingi oleh jajaran pejabat struktural, seluruh pegawai staf, hingga para peserta magang yang ikut diterjunkan untuk belajar arti penting dari kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Di sela-sela kegiatan, Kusnan menyampaikan bahwa Jumat Berkah bukan hanya kegiatan seremonial berbagi makanan. Lebih dari itu, ini adalah implementasi dari nilai kemanusiaan dan wujud rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan. Ia ingin jajarannya memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

“Jumat Berkah ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa syukur kami. Apa yang kami berikan mungkin tidak seberapa, tapi kami berharap bisa memberikan manfaat dan sedikit kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya para pedagang kecil di Pasar 17 Agustus. Kami ingin menanamkan semangat bahwa pemasyarakatan itu bukan hanya soal pembinaan di dalam Lapas, tapi juga tentang bagaimana kita bisa memberikan dampak positif dan energi baik bagi lingkungan sekitar,” ujar Kusnan kepada awak media.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari komitmen Lapas Narkotika Pamekasan dalam mendukung penuh 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Salah satu poin pentingnya adalah mendorong seluruh jajaran pemasyarakatan untuk lebih humanis, lebih peduli, dan lebih aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Melalui momentum Jumat Berkah ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan ingin menunjukkan transformasi pemasyarakatan yang semakin modern, terbuka, dan dekat dengan rakyat. Pemasyarakatan yang tidak hanya identik dengan tembok tinggi dan jeruji besi, tetapi juga pemasyarakatan yang hadir dengan hati.

“Kami ingin masyarakat melihat Lapas dengan sudut pandang yang berbeda. Bahwa kami ada untuk berbagi, peduli, dan memberikan manfaat. Nilai-nilai empati dan gotong royong ini yang terus ingin kami tumbuhkan. Insya Allah kegiatan Jumat Berkah ini akan terus kami lanjutkan secara rutin dengan menyasar lokasi-lokasi yang berbeda agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas lagi,” pungkas Kusnan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan baik antara Lapas Narkotika Pamekasan dan masyarakat Kabupaten Pamekasan semakin erat, serta menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk terus menebar kebaikan.

 

 

 

 

REPORTER : ARIL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *