NEWSCAKRAWALA.ID— Suasana khidmat usai salat Jumat di Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang mendadak pecah.
Teriakan MALING… MALIN menggema. Seorang pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor Honda PCX milik warga babak belur dihajar massa pada Jumat 4 September 2026 sekitar pukul 12.30 Wib.
Beruntung nyawanya selamat setelah aparat Polsek Ketapang bergerak cepat mengamankannya.
Berdasarkan informasi di lokasi, terduga pelaku diduga memanfaatkan kelengahan warga dan jamaah yang baru keluar dari masjid.
Dengan gerak-gerik mencurigakan, pria itu mendekati sebuah Honda PCX yang terparkir di pinggir jalan.
Ia diduga berusaha merusak lubang kunci kontak menggunakan alat yang sudah dipersiapkannya.
Namun apes. Pemilik kendaraan yang baru keluar dari area masjid langsung curiga melihat ada orang asing di dekat motornya.
Saat didekati, pemilik melihat kunci kontak motornya sudah dalam kondisi rusak.
Tanpa pikir panjang, korban langsung berteriak sekencang-kencangnya.
Teriakan itu jadi alarm bagi warga sekitar. Dalam hitungan menit, puluhan warga dan jamaah langsung berdatangan dan mengepung terduga pelaku.
Jalan keluar sudah tertutup. Pelaku tak bisa lari kemana-mana.
Emosi warga yang sudah geram dengan maraknya aksi pencurian motor pun meluap.
Terduga pelaku menjadi sasaran amukan. Wajah dan tubuhnya mengalami luka-luka akibat dihajar massa.
“Sudah resah kita sama maling motor. Ketangkap ya begini jadinya” ujar salah satu warga di lokasi.
Kericuhan baru mereda setelah tokoh masyarakat dan personel Polsek Ketapang tiba di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian dengan sigap menerobos kerumunan warga. Terduga pelaku langsung diamankan untuk menghindari amukan lanjutan.
Menggunakan kendaraan patroli, polisi membawa pelaku beserta barang bukti 1 unit Honda PCX ke Mapolsek Ketapang* untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, identitas terduga pelaku masih belum dirilis. Polisi masih mendalami motif, modus, dan kemungkinan adanya jaringan lain.
“Kami masih lakukan pemeriksaan intensif. Kami juga mengimbau warga agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum” ujar sumber kepolisian.
Peristiwa ini jadi pengingat bagi warga Sampang untuk lebih waspada. Apalagi di jam-jam rawan seperti setelah salat Jumat.
Warga diimbau untuk selalu mengunci ganda kendaraan dan tidak memarkir di tempat sepi.
Penulis : Saladin












