Kebakaran Hanguskan 0,5 Hektar Lahan di Pangerangan, Damkar dan Warga Bahu Membahu Padamkan Api

NEWSCAKRAWALA.ID — Musim kemarau kembali memicu kebakaran lahan di Kabupaten Sampang. Lahan rumput kering seluas ± 0,5 hektare di Dusun Srapong, Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan ludes terbakar pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 10.30 Wib.

Kepulan asap hitam pekat sempat membuat warga panik. Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang tidak diawasi, kemudian merambat cepat karena kondisi rumput yang sudah sangat kering. Lokasi kejadian berada di titik koordinat Lat -7.51221 Long 113.194595, tepat di area persawahan milik warga.

Melihat kobaran api membesar, warga bersama para pemuda setempat langsung berinisiatif memadamkan secara manual menggunakan ranting pohon dan alat seadanya. Salah satu warga terlihat berupaya memadamkan sisa bara api di tengah asap yang masih mengepul.

Upaya manual dirasa tidak cukup. Usman, warga setempat, kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sampang.

Tepat pukul 10.47 WIB, dua unit mobil tangki pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan penyemprotan ke titik api yang masih menyala.

“Tadi sempat panik takut merembet ke rumah. Alhamdulillah damkar cepat datang,” ujar salah satu warga di lokasi.

Tidak hanya Damkar, Babinsa Desa Gulbung Koptu Jamaludin juga turun ke lokasi. Ia bersama warga melakukan pengecekan area pasca pemadaman untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Setelah berjuang sekitar 30 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.00 WIB. Situasi dinyatakan aman dan kondusif.

Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun kerugian materi berupa lahan rumput seluas 0,5 hektare hangus terbakar.

Petugas di lapangan menegaskan penyebab utama kebakaran adalah kelalaian saat membakar sampah.

“Kami imbau kepada seluruh masyarakat, terutama saat musim kemarau seperti sekarang, untuk tidak membakar sampah sembarangan. Kalau terpaksa, harus diawasi sampai benar-benar padam. Jangan ditinggal,” tegas petugas.

Pihak Damkar dan Babinsa juga akan terus melakukan patroli dan sosialisasi ke desa-desa rawan kebakaran lahan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat Sampang agar lebih berhati-hati. Satu percikan api kecil bisa menghanguskan lahan luas dan merugikan banyak pihak.

 

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *