RELIGI  

MWCNU Palengaan dan Bashrah BIP Santuni 250 Anak Yatim dan Guru Ngaji di Peringatan Maulid Nabi 

NEWSCAKRAWALA.ID— Ribuan masyarakat memadati Sport Center Garuda, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pemberian santunan Tali Asih kepada 250 anak yatim dan guru ngaji, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Palengaan dengan Bashra Bani Insan Peduli (BIP). Acara tidak hanya diisi dengan tausiyah dan sholawat, tetapi juga gebyar budaya dan makan gratis untuk seluruh warga yang hadir.

BUKAN SEKEDAR MEMBERI TAPI MENUMBUHKAN HARAPAN

H. Ali Zainal Abidin, Founder Bani Group yang akrab disapa Bang Ali, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar Kecamatan Palengaan yang telah memberikan kesempatan untuk berkolaborasi dengan BIP.

“Menghadirkan kepedulian itu bukan sekadar menyerahkan sesuatu. Tapi untuk memberikan harapan. Karena kami percaya, terkadang yang dibutuhkan bukan hanya materi, tapi juga keyakinan bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Bang Ali dalam sambutannya.

Ia menegaskan, santunan kepada anak yatim dan guru ngaji merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BIP kepada saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan untuk menjalani kehidupan.

 

Lebih lanjut, Bang Ali memaparkan sejumlah program sosial yang telah dan akan dijalankan oleh Bani Insan Peduli (BIP).

Selain santunan rutin kepada anak yatim, BIP juga aktif dalam program bedah rumah tidak layak huni. Di bidang kesehatan, BIP berupaya membantu masyarakat agar bisa mendapatkan akses dan perhatian kesehatan yang lebih baik.

“Semoga kegiatan Maulid ini menjadi wasilah keberkahan bagi kita semua. Dan semoga silaturahmi antara NU, BIP, dan masyarakat Palengaan terus terjaga,” tambahnya.

KEMERIAHAN GEBYAR BUDAYA

Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah. Selain penyerahan santunan, masyarakat juga dihibur dengan berbagai kesenian lokal seperti musik daul, drum band, samman jidur, hingga tari pecut.

Dengan semangat Maulid, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah islamiyah dan menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW di tengah masyarakat Palengaan.

 

 

Penulis Fidia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *