NEWSCAKRAWALA.ID — Warga Pamekasan digegerkan aksi penjarahan di Warung Mom’SS iphiie Jalan P. Trunojoyo, Kota Pamekasan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 Wib tepat pada Rabu malam (9/9/2026).
Aksi itu dipicu kekecewaan sekelompok warga yang mengaku sebagai korban investasi bodon.
Sebelumnya mereka mendatangi rumah terlapor di Kelurahan Bugih untuk menagih janji pembayaran. Namun karena orang yang dicari tidak ada di tempat, massa melampiaskan emosi ke warung tersebut
Kasi Humas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan membenarkan kejadian tersebut. Petugas langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengendalikan situasi.
“Alhamdulillah situasi sudah kondusif. Sebagian barang yang sempat dibawa warga sudah dikembalikan secara sukarela ke warung sekitar pukul 22.30 WIB,” kata IPDA Yoni.
Guna mengamankan barang bukti, polisi memasang police line di TKP pada pukul 23.35 WIB. Pemasangan disaksikan langsung oleh Ketua RT 03/RW 01, Sugianto Wijaya.
Polres Pamekasan mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengambil tindakan anarkis. Semua permasalahan hukum termasuk dugaan penipuan investasi agar diselesaikan melalui jalur hukum.
“Silakan laporkan ke kepolisian. Kami akan proses secara hukum. Jangan sampai niat menuntut hak justru menimbulkan pelanggaran baru,” tegas IPDA Yoni.
Saat ini, Polres Pamekasan masih mendalami kasus dugaan investasi bodong yang menjadi pemicu kejadian.
Reporter Aril












