NWESCAKRAWALA.ID – Rasa terima kasih dan haru disampaikan keluarga besar almarhum Misbeh kepada seluruh tenaga medis RSUD Mohammad Zyn Sampang, Madura, atas pelayanan kesehatan yang diterima selama proses pengobatan.
Apresiasi ini disampaikan langsung oleh perwakilan keluarga pada Kamis (11/6/2026).
Sorotan utama keluarga tertuju pada dr. Januardi Rifianjani, http://Sp.BS, Dokter Spesialis Bedah Saraf yang menangani pasien.
Keluarga menilai dokter jebolan Universitas Airlangga itu memiliki kombinasi keunggulan yang jarang ditemukan: kompetensi medis mumpuni, komunikasi yang komunikatif, serta sikap yang sangat humanis kepada pasien dan keluarga.
“Kami datang dengan kondisi cemas dan banyak pertanyaan. Tapi sejak konsultasi pertama di Poli Bedah Saraf, dr. Januardi menjelaskan kondisi penyakit, opsi tindakan, sampai risiko dengan bahasa yang mudah kami pahami. Nggak ada kesan buru-buru. Beliau sabar mendengarkan, teliti saat pemeriksaan, dan selalu memberikan saran terbaik untuk kesembuhan,” ungkap salah satu anggota keluarga.
Kecepatan respons juga menjadi poin apresiasi. Menurut keluarga, setiap kali ada keluhan mendadak atau butuh penanganan lanjutan, tim medis bergerak sigap. Hal ini memberi ketenangan tersendiri di tengah situasi yang menegangkan bagi keluarga pasien.
Apresiasi tidak hanya untuk dokter. Nama Yudi Sufianto, http://S.Kep, selaku asisten dokter, juga disebut keluarga. Sosoknya dinilai sangat membantu mulai dari mengarahkan alur administrasi, menjelaskan persiapan sebelum tindakan, hingga memastikan pasien nyaman selama berada di rumah sakit.
“Mas Yudi ini yang paling sering komunikasi sama kami. Ramah, solutif, dan nggak pernah sungkan bantu. Dari awal sampai akhir beliau yang dampingi. Ini sangat meringankan beban kami,” tambah keluarga.
Bagi keluarga besar Misbeh, pengalaman berobat di RSUD Mohammad Zyn Sampang mengubah stigma negatif tentang pelayanan rumah sakit pemerintah. Mereka merasakan langsung bahwa motto “Melayani dengan Hati” benar-benar diterapkan oleh para tenaga kesehatan di sana.
“Kami berharap, dedikasi, kesabaran, dan ketelatenan seperti yang ditunjukkan dr. Januardi, Mas Yudi, dan seluruh tim bisa jadi contoh. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan beliau dengan kesehatan, umur panjang, dan keberkahan. RSUD Mohammad Zyn Sampang harus bangga punya SDM seperti ini,” pungkas keluarga.
Menanggapi apresiasi tersebut, Direktur RSUD Mohammad Zyn Sampang melalui Kepala Humas menyampaikan rasa terima kasih. Pihaknya menyebut apresiasi dari masyarakat adalah motivasi terbesar untuk terus meningkatkan mutu layanan.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan keluarga Bapak Misbeh. Komitmen kami jelas: memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan beretika. Apresiasi ini akan kami jadikan energi untuk seluruh jajaran agar terus menjaga standar pelayanan terbaik bagi masyarakat Sampang, Madura, dan sekitarnya,” ujarnya.
Kasus ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan yang unggul tidak hanya ditentukan oleh alat canggih, tetapi juga oleh sentuhan empati dan komunikasi yang baik antara tenaga medis dengan pasien.
Reporter : Saladin












