NEWSCAKRAWALA.ID – Kabar baik dari ujung barat Sumbar. Dua kekayaan budaya Pasaman Barat akhirnya tembus pengakuan nasional.
Ma Apam dan Tari Salapan Aia Bangih resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan.
Sertifikat diserahkan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah kepada Pemkab Pasaman Barat di Aula Kantor Gubernur, Padang, Jumat 28 Agustus 2026.
Harlina Syahputri, Asisten Administrasi Umum Setda Pasaman Barat, hadir mewakili Bupati untuk menerima.
“Ini bukan sekadar sertifikat. Ini pengakuan negara atas nilai sejarah dan jati diri kita. Tugas kita sekarang: jaga agar tetap hidup dan diwariskan,” tegas Harlina.
Ma Apam bukan sekadar tradisi masak. Ini ruang silaturahmi warga Pasaman Barat. Nilai gotong royong, kekeluargaan, dan kebersamaan ada di setiap tungkunya.
Buktinya nyata. Tahun 2020, Ma Apam Pasaman Barat tercatat di MURI karena mengerahkan 1.500 tungku sekaligus. Rekor itu jadi saksi betapa kuatnya warga menjaga warisan leluhur.
Dari Nagari Aia Bangih lahir tarian yang syarat makna. Tari Salapan Aia Bangih menceritakan tentang kekompakan, keseimbangan, dan persatuan.
Setiap gerakannya adalah cerminan harmoni masyarakat yang sudah dijaga turun-temurun.
Tahun ini, Sumbar punya 37 warisan baru yang ditetapkan WBTb. Dua di antaranya milik Pasaman Barat. Penetapan ini menindaklanjuti penyerahan dari Menteri Kebudayaan ke Gubernur Sumbar pada 15 Desember 2025 di Jakarta.
Jangan sampai hanya Jadi pajangan,Harlina mengingatkan, pengakuan ini harus dijawab dengan aksi nyata.
Pemkab mengucapkan terima kasih ke Kemenkebudayaan, Pemprov Sumbar, para seniman, budayawan, niniak mamak, dan masyarakat yang setia menjaga budaya.
“Budaya bukan peninggalan masa lalu. Budaya adalah kehidupan hari ini yang harus kita praktikkan. Kalau hanya disimpan di lemari, lama-lama mati,” ujarnya.
“Sertifikat kita terima hari ini. Tapi PR terbesar kita adalah memastikan Ma Apam tetap dimasak dan Tari Salapan tetap ditarikan anak cucu kita,” tambahnya.
Dengan status baru ini, Pasaman Barat makin mengukuhkan diri sebagai daerah yang kaya budaya dan siap mewariskannya ke Indonesia.
Penulis : Jeni












