NEWSCAKRAWALA.ID – SMP Negeri 1 Ringinrejo menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 selama lima hari, 13 hingga 17 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus memulai perjalanan belajar dengan pengalaman yang menyenangkan, aman, dan bermakna, Selasa 28 Juli 2026.
Kepala SMPN 1 Ringinrejo, Ririn Kasiani, menyampaikan bahwa MPLS Ramah bukan sekadar kegiatan untuk mengenalkan gedung, guru, maupun tata tertib sekolah.
“MPLS menjadi wahana untuk menanamkan budaya sekolah, memperkuat karakter peserta didik, serta membangun rasa percaya diri agar mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru,” ujarnya.
Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang dikemas secara interaktif. Mereka diperkenalkan dengan visi, misi, dan budaya sekolah, struktur organisasi, program akademik dan non akademik, layanan bimbingan konseling, organisasi siswa, kegiatan ekstrakurikuler, hingga pemanfaatan berbagai fasilitas sekolah.
Selain itu, peserta didik juga mendapat penguatan nilai tentang pentingnya disiplin, tanggung jawab, integritas, gotong royong, serta sikap saling menghormati.
Dalam semangat MPLS Ramah, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan tanpa perpeloncoan maupun tindakan yang merugikan peserta didik. Sebaliknya, sekolah menghadirkan suasana belajar yang inklusif, penuh empati, dan memberi ruang bagi setiap peserta didik untuk berkembang sesuai potensinya.
“Guru, tenaga kependidikan, kakak kelas, dan seluruh warga sekolah berperan sebagai pendamping yang siap memberikan bimbingan, motivasi, dan teladan,” jelas Ririn.
Berbagai pembiasaan positif juga menjadi bagian penting dalam MPLS Ramah 2026. Kegiatan diawali dengan pembentukan karakter melalui budaya sekolah, seperti pembiasaan hidup disiplin, menjaga kebersihan lingkungan, menumbuhkan budaya literasi, memperkuat nilai-nilai religius, serta membangun kepedulian terhadap sesama.
Melalui pembiasaan tersebut, diharapkan peserta didik mampu menjadi pribadi berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat.
Selain penguatan karakter, peserta didik juga dibekali edukasi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Materi tentang pencegahan perundungan atau bullying, kekerasan, intoleransi, penyalahgunaan narkoba, hingga pemanfaatan media digital secara bijak disampaikan agar menjadi bekal dalam menjalani kehidupan di sekolah maupun di masyarakat.
MPLS Ramah 2026 juga menjadi langkah awal menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah. Peserta didik diajak berpartisipasi aktif dalam menjaga fasilitas, menghargai keberagaman, membangun komunikasi santun, serta bekerja sama dalam berbagai kegiatan.
“Dengan demikian, tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung tumbuh kembang seluruh peserta didik,” tambah Ririn.
Melalui MPLS ini, sekolah berharap peserta didik baru mampu beradaptasi dengan baik, mengenali potensi diri, menjalin persahabatan positif, serta memiliki motivasi untuk terus belajar dan berprestasi.
“Semangat kebersamaan yang dibangun sejak hari pertama diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan generasi yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. MPLS Ramah bukan sekadar mengenalkan sekolah, tetapi menghadirkan pengalaman pertama yang menyenangkan, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar bagi setiap peserta didik untuk meraih masa depan,” pungkasnya.
Penulis : Yudi












