Rektor Terpilih Diharapkan Bawa Kampus Hijau Semakin Berdaya Saing

NEWSCAKRAWALA.IDBerdasarkan rapat senat Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, pada 8 September 2026, tahapan penyaringan dari lima bakal calon telah mengerucut menjadi tiga nama calon rektor salah satunya Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si. (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan / FPIK) periode 2026-2030.

Telah dinyatakan clear dan disetujui oleh pihak kementerian melalui surat resmi Dirjen Dikti, dan pemilihan putaran berikutnya diusulkan berlangsung sekitar bulan Oktober 2026.

Kepercayaan tersebut menjadi momentum penting untuk melanjutkan kepemimpinan dan memperkuat arah pengembangan Unmul sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Kalimantan Timur.

Harapan besar disampaikan agar kepemimpinan lima tahun ke depan mampu membawa Unmul semakin maju, berprestasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan masyarakat.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Rakyat Desa Nusantara (DPW PRDN) Provinsi Kalimantan Timur, Darhani, mengatakan rektor terpilih harus menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas dan daya saing Unmul.

“Pemimpin yang baik bukan hanya melanjutkan, tetapi memastikan Unmul semakin maju, berdaya saing, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Timur,” ujar Darhani.

Menurutnya, merupakan kesempatan untuk memperkuat berbagai capaian yang telah dibangun sekaligus menghadirkan terobosan baru.

Darhani berharap Unmul ke depan semakin terbuka dalam membangun kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.

“Harapan kami, Unmul tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga semakin hadir memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat dan pembangunan di Kalimantan Timur,” katanya.

Senada, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Komando Garuda Sakti (DPD LAI BPAN KGS) Provinsi Kalimantan Timur, Achmad Suyadi Nata, menilai rektor Unmul terpilih merupakan sebuah amanah besar.

Menurut Suryadi Nata, seorang rektor yang kembali dipercaya memimpin harus mampu menjaga kepercayaan tersebut dengan integritas, transparansi, dan tanggung jawab.

“Seorang rektor terpilih harus amanah karena memegang tanggung jawab besar dalam memimpin perguruan tinggi, menjaga integritas akademik, serta mencetak generasi penerus bangsa,” tegas Suryadi Nata.

Ia menambahkan, amanah tersebut harus menjadi fondasi utama agar Unmul dapat berkembang secara transparan, adil, dan berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan serta kesejahteraan seluruh sivitas akademika.

Suryadi Nata juga berharap kepemimpinan periode 2026–2030 mampu memperkuat tata kelola universitas, meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, serta memperluas kontribusi Unmul terhadap pembangunan Kalimantan Timur.

“Kepercayaan untuk memimpin kembali tentu bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk membawa Unmul semakin dipercaya, berprestasi dan memberikan manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Rei

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *