Lapas Kuningan Resmikan Dapur Sehat dan Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Binaan

Foto : Lapas Kuningan resmikan dapur sehat selaras, Jumat 22 Mei 2026

NEWSCAKRAWALA.ID – Lapas Kelas IIA Kuningan meresmikan Dapur Sehat Selaras sekaligus meluncurkan peningkatan layanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (22/5/2026).

Peresmian dilakukan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat bersama unsur Forkopimda Kuningan, mitra kerja, dan perwakilan masyarakat. Hadir di antaranya Wakil Bupati Kuningan, Wakil Ketua II DPRD Kuningan, serta pimpinan Kodim 0615, Polres, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Subdenpom, BNNK Kuningan.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan doa bersama.

Kalapas Kelas IIA Kuningan dalam laporannya menyebut, pembangunan Dapur Sehat Selaras dan penguatan layanan kesehatan merupakan bentuk komitmen Lapas dalam memenuhi kebutuhan dasar warga binaan.

“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan lebih baik, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun kesehatan. Dapur Sehat Selaras dan peningkatan layanan kesehatan ini adalah wujud nyata pemasyarakatan yang humanis,” ujar Kalapas.

Sebagai bagian dari kegiatan, Lapas juga menyalurkan bantuan sosial kepada Graha Yatim dan Dhuafa Kuningan.

Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Barat mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, fasilitas baru ini diharapkan memberi dampak positif bagi proses pembinaan warga binaan.

“Kami mengapresiasi inovasi Lapas Kuningan. Kehadiran Dapur Sehat Selaras dan peningkatan layanan kesehatan diharapkan mampu mendukung terciptanya pemasyarakatan yang pasti, bermanfaat, dan berdampak langsung bagi warga binaan,” katanya.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat didampingi para tamu undangan. Usai acara, rombongan meninjau langsung area Dapur Sehat Selaras dan Klinik Pratama untuk melihat fasilitas pengolahan makanan dan layanan kesehatan yang disiapkan.

Lapas Kuningan berharap sinergi dengan instansi dan stakeholder terus terjalin guna meningkatkan kualitas pembinaan yang sehat, humanis, dan produktif.

 

 

 

Reporter : Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *