Karhutla Ancam Ruas Tol Sumatra, Hutama Karya Siagakan Armada Pemadam dan Imbau Pengendara Waspada

NEWSCAKRAWALA.ID  — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra bagian selatan mendorong PT Hutama Karya (Persero) memperkuat kesiapsiagaan di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Selain menyiapkan armada dan peralatan pemadam, perusahaan mengimbau pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan terhadap asap yang berpotensi mengganggu jarak pandang.

Kesiapsiagaan difokuskan pada ruas Tol Palembang–Indralaya (Palindra), Indralaya–Prabumulih (Inprabu), serta Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka).

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan perusahaan menyiapkan sarana pendukung penanganan karhutla serta memperkuat koordinasi dengan BPBD, Manggala Agni, pemadam kebakaran, kepolisian, dan pemerintah daerah, Rabu (14/10).

Di Tol Palindra, disiagakan kendaraan tangki air berkapasitas 5.000 liter dan kendaraan derek yang dilengkapi tangki air 3.000 liter. Sementara di Tol Inprabu, perusahaan menyiapkan truk tangki air berkapasitas 5.000 liter beserta tangki tambahan 1.500 liter.

Adapun di Tol Terpeka, Hutama Karya menyiagakan lima unit truk tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter, dilengkapi peralatan pemadaman. Kesiapan operasional juga diperkuat melalui peremajaan pompa dan pembaruan selang untuk mendukung penanganan kebakaran.

Selain langkah teknis, perusahaan menyampaikan peringatan keselamatan melalui media sosial, Variable Message Sign (VMS), spanduk, dan pengeras suara di jalan tol.

Hutama Karya meminta pengendara mengurangi kecepatan secara bertahap ketika jarak pandang terganggu asap, menjaga jarak aman, menyalakan lampu utama, serta menghindari pengereman mendadak dan menyalip. Pengguna jalan juga diminta tidak berhenti di lajur lalu lintas dan segera melaporkan titik api kepada petugas.

“Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas. Kami mengajak pengguna jalan untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak memaksakan perjalanan ketika jarak pandang tidak memadai,” ujar Hamdani, Rabu (14/10/2026).

Hutama Karya menegaskan koordinasi lintas instansi dan kesiapan sarana operasional terus diperkuat untuk mendukung penanganan karhutla serta menjaga keselamatan pengguna Jalan Tol Trans Sumatera.

 

 

REPORTER: REI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *