Blog  

Proyek Hibah Bernilai Milliaran Desa Ngengor Madiun Diduga Abaikan Keselamatan Pekerja

Newscakrawala id || Madiun Proyek dana hibah Jembatan Desa Ngengor, Kecamatan Pilangkenceng Madiun bernilai 1,5 M diduga abaikan keselamatan pekerja. Semua pekerja yang berada di lapangan sama sekali tidak menggunakan APD. Padahal lokasi pekerjaan sangat berbahaya jika tidak menggunakan alat keselamatan.

Saat di konfirmasi oleh awak media terkait alat keselamatan yang tidak dipakai, mereka menjawab kalau hal tersebut sudah terbiasa. Padahal pekerjaan berada di atas bangunan yang bawahnya adalah aliran sungai yang banyak bebatuannya. Jadi antisipasi keselamatan jika terjatuh sama sekali tidak ada.

“Sumuk, mas kalau memakai sepatu dan helm, wes biasa ora gawe helm mbek sepatu (sudah biasa tidak memakai helm sama sepatu),” kata salah satu pekerja di lokasi proyek,Sabtu (30.11.2024).

Ketua pelaksana kegiatan (TPK), Warno ketika dikonfirmasi melalui whatsapp menjelaskan kalau para pekerja tidak mau ribet dan mencari bagaimana amannya terkait target pekerjaan karena saat ini kondisi musim penghujan.

“Orang-orang tidak mau ribet, mereka cari aman, karena pekerjaan tersebut ada batas waktunya, saat ini kan sudah di musim penghujan, kemarin kan juga sempat banjir,” ungkap Warno (30.11.2024)

“Untuk terkait pembesian kalau ditemukan jarak yang tidak sesuai seharusnya diingatkan, mungkin dikarenakan harus kejar target terkait batas waktu pekerjaan.” ujar nya.

Proyek dana hibah Jembatan Desa Ngengor,Kecamatan Pilangkenceng Madiun, Sabtu 30/11/2024.

Walaupun demikian tidak dibenarkan kalau untuk mengejar titik aman target pekerjaan harus mengabaikan keselamatan pekerja, apalagi pekerjaan berada di dalam sungai, dengan kondisi lokasi seperti itu seharusnya peralatan keselamatan pekerja wajib diperhatikan.

Kepala Desa sendiri ketika dihubungi oleh awak media melalui pesan maupun panggilan whatsapp sama sekali tidak merespon.

Diketahui proyek tersebut sumber dananya berasal dari BKD Provinsi tahun anggaran 2024 dengan nilai 1,5 M dan dikerjakan langsung oleh TPK Desa. (Yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *