Perkuat Pemberantasan Narkoba, Lapas Narkotika Pamekasan Dukung PKS BNNP-Kanwil Ditjenpas Jatim

Foto :Kalapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, sinergi berantas Narkoba ikuti PKS BNNP Jatim dan Kanwil Dirjenpas, Selasa 21/4

NEWSCAKRAWALA ID – Komitmen menciptakan lapas bersih dari narkoba kembali ditegaskan. Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan ikut dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Selasa, 21 April 2026.

Kegiatan yang digelar di Lapangan Kanwil Ditjenpas Jatim itu dirangkaikan dengan ikrar bersih dari narkoba oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur.

Hadir langsung Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, bersama Kepala BNNP Jatim, Kepala Kanwil Ditjenpas Jatim, dan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan.

“Kehadiran kami bentuk dukungan nyata penguatan sinergi berantas peredaran gelap narkotika di lapas, khususnya di Jawa Timur,” tegas Kusnan.

Acara diawali penandatanganan PKS sebagai langkah strategis memperkuat sinergi pemberantasan narkoba di lapas dan rutan. Prosesi berlangsung khidmat dan dilanjutkan pertukaran cinderamata sebagai simbol kolaborasi berkelanjutan.

Setelahnya, seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jatim membacakan ikrar bersih dari narkoba yang dipimpin Kalapas Kelas I Surabaya. Ikrar ini menjadi penegasan komitmen bersama mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Kepala Kanwil Ditjenpas Jatim, Kadiyono, menegaskan kerja sama ini bukan sekadar seremoni.

“Kami tidak memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba di dalam lapas dan rutan. Ini komitmen nyata yang akan kami implementasikan secara konsisten,” ujarnya.

Senada, Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol. Budi Mulyanto, S.I.K., M.H., mengapresiasi langkah Kanwil Ditjenpas Jatim. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor penting menghadapi ancaman narkotika yang kian kompleks.

“Kami sambut baik PKS ini sebagai langkah konkret, terutama karena lapas menjadi salah satu fokus pengawasan,” kata Budi.

Menindaklanjuti PKS tersebut, Kalapas Narkotika Pamekasan Kusnan menyatakan siap memperkuat pengawasan.

“Sinergi dengan BNN akan kami tindak lanjuti dengan langkah nyata dan berkelanjutan. Kami berkomitmen menutup segala celah peredaran narkoba,” tegasnya.

Sebagai bukti keseriusan, kegiatan ditutup dengan pemusnahan barang bukti 441 unit telepon genggam hasil penggeledahan rutin maupun insidentil di seluruh UPT Pemasyarakatan Jatim. Pemusnahan simbolis dilakukan Kepala Kanwil Ditjenpas Jatim, perwakilan Kepala UPT, Kepala BNNP Jatim, dan perwakilan Kepala BNNK se-Jatim. Langkah ini untuk memutus jalur komunikasi ilegal yang kerap dipakai mengendalikan peredaran narkoba dari dalam lapas.

Lewat kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan menegaskan komitmennya terus bersinergi menciptakan lapas yang bersih, aman, dan bebas narkoba, bukan hanya seremoni tapi lewat aksi konkret di lapangan.

 

 

Reporter : Handa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *