Newscakrawala id || Kediri Polres Kota Kediri mendapat pengaduan dari masyarakat melalui laporan Satlantas Polres Kota Kediri melalui akses WhatsApp dengan nomor 082114462015.
Laporan pengaduan yang disampaikan kepada Polres Kota Kediri dengan nomor WhatsApp tersebut ternyata laporan masuk kepada nomor WhatsApp milik Kasatlantas akan segera ditindaklanjuti, Rabu (30/10).
Aduan masyarakat tersebut menyampaikan seperti yang disampaikan oleh Kasatlantas di salah satu media online bahwasanya,” Untuk masyarakat, khususnya yang berdomisili di wilayah hukum Polres Kediri Kota, jangan lupa save ( simpan ) “ LAPOR SATLANTAS POLRES KEDIRI KOTA ” dengan nomor 082114462015, dan bisa akses melalui WA. Semoga terobosan inovasi ini dapat lebih mempermudah dan tentu bermanfaat bagi masyarakat,”kata AKP Afandy saat itu.
Artinya, masyarakat boleh mengadu terkait lalu lintas dan pelayanan satlantas mulai dari pelayanan KB Samsat,Satpas,bahkan dibagian tilang yang saat ini Satlantas Polrest Kota sedang melaksanakan giat operasi Semeru, urainya.
Dan untuk saat ini yang menjadi sorotan dari media online pada pelayanan KB Samsat Kota Kediri,puluhan media online memberitakan dugaan terjadinya pungutan liar yang dikakukan oleh oknum oknum Satlantas Polres Kota Kediri.
Maraknya pungutan liar yang terjadi di Pelayanan KB Samsat Kota Kediri seolah sudah menjadi hal umum,hal ini terlihat beberapa calo jasa yang sudah menjalin komunikasi dengan oknum KB Samsat secara mudah melakukan proses perpanjangan kendaraan yang dibawa oleh calo jasa tersebut.
Dari Penelusuran media IndonesiaPos,kemudahan itu ada tarifnya,untuk kendaraan R2 tanpa KTP atas nama dan kendaraan tidak hadir di bagian check fisik ditarif RP.465.000,00. ( empat ratus enam puluh ribu rupiah ).sedangkan kendaraan R4 di tarif Rp.750.000,00 ( Tujuh ratus lima puluh ribu rupiah ).
Salah satu wartawan dikota Kediri mengungkapkan bahwa ia sudah mengadu ke Kasatlantas Kota Kediri,menyampaikan bahwa di KB Samsat Kota Kediri terjadi pungutan liar yang di kemas lewat calo jasa dengan memberi kode di berkas yang diajukan lewat oknum satlantas Kota Kediri yang bertugas di KB Samsat.
” Saya sudah buat aduan lewat WhatsApp ke Kasatlantas Kota Kediri Afandi,tidak ada respon sama sekali,bahkan ada rumor dari teman LSM akan membuat aksi demo di KB Samsat terkait maraknya Pungli,menurut info dari orang KB Samsat,bahwa Kasatlantas siap menghadapi LSM kota Kediri,”ungkapnya.
” Pungutan liar dibiarkan di KB Samsat,mungkin di lainnya juga terjadi pungutan liar,sebagai masyarakat kota Kediri kita harus berani melawan tirani yang sudah tega makan diatas penderitaan masyarakat,”ucapnya.
“Saya akan membuat pengaduan ke Kapolda,Kapolri mungkin ke pak Presiden Prabowo, masyarakat sudah sadar akan kewajiban pajak masih saja di kebiri,terangnya.( Yudi ).












