HUKUM  

Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy Dikukuhkan Sebagai Ketua Dewan Penasehat DPD KSPSI AGN Sumbar 

NEWSCAKRAWALA.ID — Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Penasihat DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Aksi Gerakan Nasional (KSPSI AGN) Wilayah Sumatera Barat.

Pengukuhan berlangsung di Aula Asrama Haji Tabing, Kota Padang, Senin (7/9/2026), bertepatan dengan pembukaan Latihan Dasar Brigade SPSI Angkatan ke-44.

Dalam sambutannya, Irjen Djati menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian dan organisasi pekerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Polri tidak mungkin bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan, keterlibatan, dan kepedulian nyata dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk organisasi pekerja, untuk bersama-sama menciptakan suasana sosial yang aman, tertib, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolda menyebut amanah sebagai Ketua Dewan Penasihat merupakan bentuk ikrar kebersamaan.

“Pengukuhan ini bukan sekadar jabatan. Ini adalah ikrar sinergi untuk bahu-membahu, saling mendukung, berkomunikasi terbuka, dan bergerak serentak menjaga Sumatera Barat tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.

Pembentukan Dewan Penasihat DPD KSPSI AGN Sumbar bertujuan memberikan arahan strategis, pertimbangan kebijakan, serta memperkuat persatuan internal organisasi.

Dengan demikian, KSPSI AGN diharapkan menjadi mitra dialog yang berwibawa dalam menyuarakan hak dan perlindungan bagi para pekerja di Sumatera Barat.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Latihan Dasar Brigade SPSI. Melalui pelatihan ini, para kader tidak hanya dibekali kemampuan fisik dan manajerial organisasi, tetapi juga ditempa memiliki disiplin tinggi, integritas, solidaritas, jiwa kepemimpinan, serta ketaatan terhadap hukum.

Acara tersebut dihadiri Kapolresta Padang, jajaran Kapolsek se-Kota Padang, pimpinan organisasi perburuhan, tokoh masyarakat, serta delegasi serikat pekerja dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Pemerintah dan jajaran kepolisian berharap sinergi ini dapat mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis, mencegah potensi perselisihan ketenagakerjaan secara musyawarah, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh buruh di Sumatera Barat.

 

 

Penulis: Jeni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *