NEWSCAKRAWALA.ID – Satresnarkoba Polres Sampang kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di lingkungan pelayanan publik.
Dalam satu operasi, petugas mengamankan empat orang, salah satunya adalah dokter jaga Instalasi Gawat Darurat IGD RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang berinisial M.
Selain dokter M, tiga orang lainnya yang turut diamankan yakni dua juru parkir dan seorang petugas satpam. Dari tangan para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis sabu. Saat ini proses penyelidikan masih dikembangkan untuk menelusuri jaringan pemasok,Kamis 23 Juli 2026.
Kasatresnarkoba Polres Sampang, Iptu Yuda Julianto, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut penyidik masih mendalami asal-usul barang haram yang dikonsumsi para tersangka.
Yang mengejutkan, dokter M diketahui baru saja menjalani program rehabilitasi di RS Menur Surabaya sejak Mei 2026. Namun di tengah masa pemulihan, ia kembali terjaring dalam operasi yang sama. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas proses rehabilitasi dan pengawasan terhadap pasien pasca-rehab.
Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Andy A. Hasan, membenarkan identitas dokter yang diamankan. Ia menyatakan seluruh proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian.
“Kami belum menerima informasi lengkap dari kepolisian. Proses hukum masih berjalan,” ujar Andy saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2026).
Andy menegaskan, manajemen RSUD menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan rumah sakit. Pegawai yang terbukti bersalah berdasarkan putusan hukum akan dikenai sanksi terberat berupa pemutusan hubungan kerja.
“Kami tidak memberi ruang bagi pengguna narkoba. Segera setelah dinyatakan positif oleh kepolisian, yang bersangkutan akan kami berhentikan dari tugasnya,” tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan, pihak rumah sakit telah melakukan tes urine narkoba terhadap seluruh pegawai. Sampel pemeriksaan dikirim ke RS Bhayangkara. Tes serupa akan dilakukan secara berkala untuk memastikan lingkungan kerja tetap bersih dari narkoba.
Hingga berita ini diturunkan, Satresnarkoba Polres Sampang masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang diduga melibatkan para tersangka.
Reporter : Tim






