
NEWSCAKRAWALA ID –SAMPANG — Polisi Bersama Masyarakat Resor (Polres) Sampang melalui jajaran Satlantas kembali mengingatkan warga masyarakat akan pentingnya kesadaran tertib administrasi kendaraan bermotor serta keselamatan di jalan raya. Hal ini mengemuka dalam sosialisasi dan dialog interaktif bersama warga, yang menyoroti berbagai persoalan krusial mulai dari pajak progresif, pentingnya balik nama kendaraan, hingga bahaya fatal kecelakaan saat di jalan, karena hanya menggunakan helm proyek, bahkan tidak menggunakan helm saat berkendara.
Dalam pemaparannya, pihak kepolisian menyoroti fenomena kendaraan second yang belum melakukan balik nama/BBN ganti kepemilikan, ada sebagian warga Sampang yang dibuat kebingungan lantaran didatangi petugas pos karena kenak tilang elektronik /etle, atau mendapati tagihan pajak kendaraan yang sudah lama dijual kepada orang lain.
”Kalau kendaraan sudah dijual tapi tidak dilaporkan atau tidak segera dibalik nama, risikonya besar, Ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan—misalnya kendaraan digunakan dalam hal tindak pidana/perbuatan melawan hukum—pemilik lama yang identitasnya masih tercatat di surat-surat kendaraan pasti akan di mintai keterangan /dikonfirmasi dan direpotkan,” terang perwakilan Satlantas Polres Sampang.
Aturan Pajak Progresif dan Kendaraan Satu KK
Polisi juga menjelaskan sistem pendataan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) yang kini terhubung secara elektronik. Berdasarkan aturan pajak progresif untuk kendaraan pribadi roda empat (bukan angkutan barang) dalam satu Kartu Keluarga.
sementara untuk sepeda motor maupun kendaraan angkutan barang (truk/pickup) tidak dikenakan pajak progresif meski jumlahnya lebih dari satu.
Pesan Keselamatan: Jangan Sepelekan Helm Standar!
Selain urusan administrasi pajak, keabsahan STNK dan kepemilikan SIM, kepolisian juga memberikan imbauan tegas terkait keselamatan berlalu lintas, karena sudah banyak masyarakat/pengguna jalan yg menjadi korban sia sia akibat kecelakaan fatal di jalan.
serta menggunakan helm berstandar nasional (SNI) yang benar, bukan helm proyek atau helm “capeng” berukuran kecil.
”Jangan naik motor pakai helm proyek. Kalau terjadi benturan di jalan, bagian belakang kepala sangat rentan. Banyak kasus kecelakaan fatal terjadi karena cedera kepala akibat tidak memakai helm yang layak, hingga mengakibatkan pendarahan serius,” pesan petugas mengingatkan pentingnya keselamatan jiwa.
Kapolres Sampang AKBP ANANG HARDIYANTO Sik melalui Kasat Lantas Akp Sulaiman sh juga menjawab pertanyaan media ini terkait perang melawan Bahaya peredaran Narkoba,
Komitmen Berantas Narkoba di Sampang
Di penghujung kegiatan,
pihak kepolisian juga menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk perang total terhadap peredaran narkoba yang menyasar generasi muda di wilayah Sampang, khususnya di kawasan utara. Peredaran gelap narkotika dipastikan menjadi atensi serius demi menyelamatkan masa depan generasi akan datang.
ponakan, dan generasi penerus bangsa.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Sampang semakin sadar hukum, tertib administrasi kendaraan, peduli keselamatan berkendara, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan demi kemajuan bersama.
Penulis / Saladin
