NEWSCAKRAWALA.ID — Pergerakan Pemuda Pasaman Barat angkat suara. Mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk segera menggelar debat publik visi dan misi bagi seluruh kandidat Wali Nagari dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana).
Desakan ini muncul karena pemuda menilai masyarakat berhak tahu siapa yang benar-benar layak memimpin nagari, bukan hanya yang paling banyak spanduknya.
Ketua Umum Pergerakan Pemuda Pasaman Barat, Almaizet Putra, S.Pd., mengatakan debat publik adalah kebutuhan mendesak.
“Kami meminta Pemda Pasaman Barat dapat memfasilitasi debat visi dan misi para kandidat Wali Nagari. Masyarakat perlu tahu apa gagasan, program prioritas, serta komitmen masing-masing calon untuk kemajuan nagari” tegas Almaizet, Rabu 2 September 2026
“Jangan biarkan rakyat asal coblos pilih Wali Nagari. Biarkan mereka memilih berdasarkan program yang jelas” tambahnya.
Bagi Pergerakan Pemuda, debat bukan ajang pencitraan. Ini adalah sekolah politik dan ruang untuk menguji sejauh mana kandidat memahami persoalan di nagari.
Mulai dari ketimpangan ekonomi, jalan rusak, stunting, hingga tata kelola dana nagari harus dibedah terbuka di forum tersebut.
“Masyarakat harus diberi ruang mendengar langsung rencana nyata para calon. Jangan hanya kenal dari baliho dan kampanye mulut ke mulut” ujarnya.
Pergerakan Pemuda juga meminta Pemda memastikan debat berjalan terbuka, adil, dan setara untuk semua kandidat.
Almaizet menegaskan keterbukaan informasi adalah kunci lahirnya pemimpin nagari yang berkualitas.
“Nagari kita butuh pemimpin yang punya visi kuat serta sungguh-sungguh mampu bekerja membangun kesejahteraan masyarakat, bukan hanya pintar berorasi saat kampanye” tandasnya.
Pergerakan Pemuda Pasbar berharap Pemda segera merespons tuntutan ini agar Pilwana 2026 melahirkan Wali Nagari terbaik pilihan trakyatnya.
Penulis : Jeni












