Daerah  

Tancap Gas Kejar Target! Realisasi PAD Parkir Berlangganan Dishub Sampang Tembus Rp2,3 Miliar, Strategi Razia Gabungan dan Samsat Keliling Jadi Senjata Andalan

NEWSCAKRAWALA.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang terus menunjukkan performa impresif dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum berlangganan. Hingga akhir September 2026, capaian yang diraih terbilang fantastis.

Berdasarkan data resmi per 30 September 2026, realisasi PAD parkir berlangganan telah menyentuh angka Rp2.302.891.000. Jumlah tersebut setara dengan 65,8 persen dari target APBD 2026 yang ditetapkan sebesar Rp3,5 miliar.

Jika dihitung berdasarkan potensi riil kendaraan aktif yang tercatat di Samsat pada tahun 2025 sebesar Rp2,8 miliar, maka realisasi Dishub Sampang sudah mencapai 82,2 persen, Kamis 01 Oktober 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang, Drs. Raden Chalilurachman, M.Si., melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat, Khotibul Umam, S.H., menegaskan pihaknya tidak akan mengendurkan upaya untuk menuntaskan sisa target hingga tutup tahun 2026.

“Per 30 September 2026, realisasi kami sudah Rp2,302 miliar. Kami menyadari memang ada selisih sekitar Rp700 juta antara target APBD dengan potensi riil kendaraan aktif yang bayar pajak di Samsat. Tapi kami berkomitmen tetap tancap gas. Kita kejar target riil Rp2,8 miliar dulu, sambil terus memaksimalkan peluang menuju target APBD,” ujar Khotibul Umam saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis  (1/10/2026).

Untuk menyisir sisa potensi yang belum tergarap, Dishub Sampang menerapkan strategi ofensif dengan turun langsung ke lapangan. Tidak hanya bekerja di balik meja, Dishub menggelar operasi gabungan berskala besar dengan melibatkan Satlantas Polres Sampang, UPT PPD Samsat Sampang, serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sampang.

Operasi gabungan tersebut menyasar kendaraan bermotor milik pribadi yang masih menunggak pembayaran pajak parkir berlangganan. Selain razia di jalan raya, tim gabungan juga melakukan jemput bola dengan menyambangi langsung sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan dinas milik pemerintah daerah tertib administrasi dan menjadi contoh kepatuhan.

“Kontribusi dari kendaraan dinas itu sangat besar untuk PAD parkir berlangganan. Selain penagihan yang kita perketat, efektivitas kami juga sangat terbantu dengan operasional Samsat Keliling yang setiap hari aktif menyisir 14 kecamatan di Sampang,” pungkas Khotibul Umam dengan optimistis.

Dengan strategi razia gabungan dan mobilitas Samsat Keliling yang masif, Dishub Sampang optimistis mampu menutup sisa target PAD parkir berlangganan sebelum tahun anggaran 2026 berakhir.

 

 

 

PENULIS : SALADIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *