NEWSCAKRAWALA.ID – Akses jalan utama penghubung Talu dan Simpang Empat di Kabupaten Pasaman Barat tertimbun longsor pada Sabtu 27 Juli 2026 sore sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa itu menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah lumpuh total.
Material longsor berupa tanah, batu, dan pepohonan menutup seluruh badan jalan. Akibatnya kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
Kapolsek setempat bersama personel BPBD, TNI, Polri, dan warga langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Alat berat juga dikerahkan untuk membersihkan material agar jalan bisa segera dibuka kembali.
“Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah ini selama beberapa jam. Saat ini tim gabungan masih melakukan pembersihan material,” ujar salah seorang warga sekitar, Dirham, di lokasi kejadian.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun akses utama masyarakat terputus, sehingga aktivitas ekonomi dan distribusi barang dari arah Talu menuju Simpang Empat maupun sebaliknya ikut terganggu.
Sejumlah pengendara terpaksa berhenti dan menunggu di bahu jalan hingga proses evakuasi material selesai. Petugas mengimbau warga untuk tidak memaksakan diri melintas di lokasi guna menghindari risiko longsor susulan.
BPBD Pasaman Barat mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan perbukitan, khususnya di musim hujan seperti saat ini. Curah hujan tinggi berpotensi memicu bencana tanah longsor di sejumlah ruas jalan.
“Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi mengenai kondisi jalan dan cuaca sebelum melakukan perjalanan. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama sampai situasi benar-benar aman,” demikian imbauan pemerintah daerah.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material longsor masih berlangsung dan arus lalu lintas belum dapat dilalui.
Reporter : Jeni












