NEWSCAKRAWALA.ID – Konstelasi Pemilihan Wali Nagari Kajai Selatan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat semakin dinamis. Calon Wali Nagari nomor urut 02, Dirham, tampil dengan gagasan yang tegas dan terukur: mewujudkan pemerintahan nagari yang transparan, akuntabel, dan pembangunan yang merata hingga ke pelosok jorong.
Bukan pendatang baru, Dirham adalah putra asli Kajai. Lahir, tumbuh besar, dan mengabdi di Kajai. Kedekatan emosional dan pemahaman akan kultur serta kebutuhan masyarakat menjadi modal sosial yang tidak dimiliki calon lain.
Modal Pengalaman Birokrasi, Organisasi dan Kemasyarakatan
Di balik pencalonannya, Dirham membawa rekam jejak pengabdian yang panjang dan relevan. Ia bukan sosok yang tiba-tiba muncul, melainkan telah ditempa dalam birokrasi pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan, Selasa 22 September 2026
Dirham tercatat pernah mengabdi sebagai Staf Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintahan Kecamatan Talamau selama 7 tahun, periode 2005 hingga 2012. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam tentang tata kelola pemerintahan kecamatan, pelayanan publik, hingga pengelolaan anggaran yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pada tahun 2023, ia kembali mengabdi sebagai Staf Kantor Wali Nagari Simpang Timbo Abu, sehingga memahami secara teknis alur administrasi pemerintahan nagari, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban keuangan nagari.
Tidak hanya di birokrasi, Dirham juga aktif dalam memimpin organisasi kepemudaan dan partai politik. Kombinasi ini menjadikannya sosok yang matang secara manajerial, piawai dalam komunikasi politik, dan dekat dengan generasi muda.
“Pengalaman ini bukan sekadar riwayat jabatan, melainkan bekal pemahaman bahwa pemerintahan itu harus melayani, bukan dilayani. Saya memahami administrasi, saya memahami pengelolaan anggaran, dan saya paling memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Kajai Selatan hari ini,” ujar Dirham kepada awak media, Senin (22/9/2026).
Empat Pilar Kepemimpinan: Melayani, Transparan, Bersatu, Amanah
Untuk mewujudkan visi besar Bersama Membangun Kajai Selatan Lebih Maju, Sejahtera dan Bermartabat. Dirham merumuskan empat pilar kepemimpinan yang akan menjadi fondasi pemerintahannya jika diberi amanah oleh masyarakat.
Pertama, Melayani dengan Hati. Pemerintahan nagari harus hadir dengan empati, cepat tanggap, dan tidak mempersulit urusan warga.
Kedua, Transparan dan Akuntabel. Setiap rupiah anggaran nagari harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Ketiga, Bersatu Membangun Nagari. Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, harus melibatkan semua unsur.
Keempat, Amanah untuk Semua. Kepemimpinan yang adil, tidak membedakan suku, jorong, atau latar belakang politik, melayani seluruh warga tanpa terkecuali.
Keempat pilar tersebut diterjemahkan dalam program kerja yang konkret dan menyentuh langsung kebutuhan ekonomi masyarakat.
Di sektor ekonomi, Dirham menawarkan pembentukan Koperasi Nagari sebagai wadah penguatan ekonomi kerakyatan, memfasilitasi pemasaran hasil bumi petani agar tidak dipermainkan tengkulak, serta pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) secara berkelanjutan, terutama bagi kaum ibu dan pemuda.
Sementara di sektor infrastruktur dan sosial, program yang diusung meliputi pembangunan dan perbaikan jalan usaha tani, pembangunan dan rehabilitasi irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian, serta pembangunan dan perawatan fasilitas umum dan fasilitas ibadah di setiap jorong.
Transparansi Anggaran Jadi Komitmen Utama
Salah satu komitmen yang paling ditekankan Dirham adalah soal transparansi anggaran. Ia berjanji akan menerapkan sistem publikasi anggaran nagari yang terbuka, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas dari mana sumber anggaran dan kemana anggaran tersebut dibelanjakan.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat hanya bisa dibangun dengan keterbukaan.
“Saya Dirham, nomor urut 02. Saya lahir di Kajai, tumbuh di Kajai, dan saya ingin berbakti untuk Kajai. Saya tidak akan menjanjikan hal-hal yang mustahil dan muluk-muluk. Yang saya janjikan adalah saya siap bekerja keras, bekerja amanah, dan selalu melibatkan seluruh warga dalam setiap pengambilan keputusan melalui musyawarah,” tegasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen adat dan masyarakat, yakni Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, serta pemuda sebagai tulang punggung nagari.
“Gagasan besar ini tidak akan terwujud tanpa dukungan semua pihak. Mari kita bergandengan tangan, satukan langkah, hilangkan perbedaan pilihan, untuk bersama-sama membangun Nagari Kajai Selatan yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya.
Dengan visi yang jelas, pengalaman yang teruji, dan komitmen pada transparansi, Dirham nomor urut 02 diyakini menjadi salah satu kandidat kuat yang mampu membawa perubahan nyata bagi Nagari Kajai Selatan ke depan.
Penulis : Jeni












