NEWSCAKRAWALA.ID – Tanjung Redeb Salah satu program unggulan yang sudah terealisasi adalah pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Sambaliung. Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan segera dioperasikan.
Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Sumadi, meminta Disnaker segera memenuhi kebutuhan fasilitas yang ada, sehingga BLK bisa segera difungsikan.
“Karena ini impian masyarakat dan para pencari kerja. Dengan cepat difungsikan, maka tidak akan ada lagi pertanyaan-pertanyaan bahkan anggapan Pemkab Berau tidak serius dalam masalah penyediaan BLK ini,” ujarnya ditemui beberapa waktu lalu.
Untuk itu, DPRD pun terus berupaya mendorong percepatan pemanfaatan gedung tersebut. Salah satunya dengan menjalin komunikasi bersama pihak kementerian, guna mengusulkan dukungan fasilitas dari pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, BLK tersebut nantinya diharapkan dapat difungsikan secara maksimal dan eksklusif, khusus sebagai pusat peningkatan kualitas tenaga kerja di Berau, Kamis (23/4).
Menurutnya, kondisi saat ini menunjukkan bahwa komposisi tenaga kerja lokal masih berada di kisaran 60 persen, sementara sekitar 37 persen lainnya masih didominasi tenaga kerja dari luar daerah.
“Kalau BLK ini sudah berjalan, harapannya tenaga kerja lokal bisa meningkat hingga 80 persen ke atas. Ini sesuai dengan target kita,” jelasnya.
DPRD pun optimistis fasilitas tersebut dapat segera difungsikan dalam waktu dekat, apalagi komunikasi dengan dinas terkait telah dilakukan dan mendapat respons positif.
Namun demikian, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan tersendiri. Ia mengungkapkan, APBD Kabupaten Berau mengalami penurunan signifikan dari sekitar Rp 6 triliun menjadi hanya sekitar Rp 2,4 triliun. (Adv).
Reporter : SW












