TMMD  

Tinggal Seperempat Lagi, Drainase Dusun Tengah Segera Bebaskan Warga dari Genangan

NEWSCAKRAWALA.ID – Jika musim hujan tiba, warga Dusun Tengah, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, biasanya bersiap dengan satu hal yang sama: halaman becek, jalan tergenang, dan air yang meluap sampai ke teras rumah.

Pemandangan itu kini perlahan berubah. Saluran air baru yang dibangun lewat TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan sudah membentang memanjang di sepanjang dusun. Per Rabu (5/11/2026), pekerjaannya sudah mencapai 75 persen.

Tinggal seperempat lagi, drainase ini bisa berfungsi penuh.

 

Dari Tak Ada Saluran Jadi Ada Jalur Air

Selama ini, persoalan utama Dusun Tengah bukan sekadar hujan deras, melainkan tidak adanya saluran yang memadai untuk mengalirkan air. Akibatnya, air tidak punya tempat mengalir dan akhirnya meluap ke jalan serta pekarangan warga.

Kini, jawabannya mulai terlihat. Pasangan batu sudah tersusun rapi membentuk dinding saluran. Sebagian dinding sudah diplester. Satgas bersama warga kini fokus merampungkan titik akhir, meratakan badan saluran, serta mengangkut material dengan gerobak ke titik pemasangan.

Bagi warga, perubahan ini bukan sekadar pembangunan fisik. Ini soal rasa aman saat hujan turun.

> “Dulu kalau hujan, halaman langsung becek, air sampai masuk teras. Sekarang sudah ada salurannya, air jadi lancar,” ujar salah satu warga Dusun Tengah dengan nada lega.

 

Gotong Royong yang Tidak Pernah Sepi

Seperti halnya pembangunan rumah Pak Jufri, drainase ini juga lahir dari gotong royong. Setiap hari, warga Dusun Tengah datang bergiliran membantu Satgas. Ada yang mengangkat batu, mengaduk adukan, hingga meratakan saluran. Ibu-ibu pun tak ketinggalan, mereka memastikan Satgas tetap bisa bekerja dengan menyediakan makanan.

Babinsa Desa Jarin, Serda Syarif, yang setiap hari mengawal pekerjaan di lapangan menyebut, semangat warga inilah yang membuat progres terus melaju.

> “Warga Dusun Tengah luar biasa. Setiap hari selalu ada yang membantu. Ini bukti TMMD itu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” kata Serda Syarif.

 

Target: Hujan Berikutnya Sudah Aman

Satgas menargetkan dalam beberapa hari ke depan, drainase Dusun Tengah bisa rampung 100 persen dan langsung bisa digunakan. Harapannya, saat musim hujan datang, air tidak lagi meluap, jalan dusun tetap kering, dan warga bisa beraktivitas dengan aman.

Bagi TMMD Ke-130, drainase ini bukan sekadar tumpukan batu dan adukan semen. Ini adalah jalan bagi air untuk mengalir, dan jalan bagi warga untuk hidup lebih tenang.

 

 

PENULIS : NY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *