NEWSCAKRAWALA.ID – Di sebuah sudut Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, tumpukan tanah urug dan pondasi yang baru berdiri menjadi penanda bahwa harapan itu sudah mulai dibangun.
Itulah rumah Dahlawi. Rumah yang selama ini jauh dari kata layak, kini mulai berubah berkat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan.
Hingga hari ini, progresnya baru 20 persen. Namun bagi Dahlawi, angka itu bukan sekadar persentase. Itu adalah bukti bahwa ia tidak lagi berjuang sendirian.
Sejak pagi, anggota Satgas TMMD bersama warga sudah bekerja di lokasi. Ada yang mengolah tanah, ada yang mengangkut material, ada yang meratakan pondasi. Dahlawi pun ikut di tengah mereka. Ia tidak mau hanya berdiri dan melihat.
“Prajurit TNI ini luar biasa semangatnya. Mereka bekerja tidak kenal lelah, membaur dengan warga. Saya jadi ikut semangat,” ucap Dahlawi.
Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) ini menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-130 di Desa Jarin. Tujuannya sederhana: menghadirkan rumah yang layak, sekaligus merawat semangat gotong royong yang mulai pudar.
Bagi Dahlawi, setiap pondasi yang berdiri bukan hanya tumpukan batu. Itu adalah bukti kepedulian. Bukti bahwa rumahnya dibangun dengan tangan, keringat, dan kebersamaan.
REPORTER : ARIL












