TNI di Sampang Bergerak Cepat, Lettu Murakip Serukan Warga Stop Bakar Sampah di Tengah Ancaman El Nino

NEWSCAKRAWALA.ID – Cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia kini mulai berdampak di Kabupaten Sampang. Kondisi panas yang tidak biasa hingga ancaman kekeringan panjang membuat aparat TNI turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Kodim 0828/ Sampang melalui Koramil Jajaran Kodim 0828/ Sampang terus melakukan patroli dan sosialisasi door to door kepada warga binaan pada Jumat, 25 September 2026.

Dihubungi terpisah oleh awak media newscakrawala.id lewat pesan WhatsApp, Jumat (25/9/2026) siang, Lettu Murakip dari Kodim 0828/ Sampang membeberkan bahwa pihaknya saat ini tengah masif menyebarkan imbauan resmi terkait kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem El Nino.

Ia mengatakan, langkah tersebut merupakan wujud kepedulian TNI AD agar masyarakat tidak menjadi korban akibat kelalaian yang bisa memicu bencana kebakaran.

Menurut Lettu Murakip, ada empat dampak utama El Nino yang harus diwaspadai warga Sampang.

Yang Pertama, suhu udara akan terasa jauh lebih panas dan menyengat dari biasanya.

Lalu yang Kedua, musim kemarau akan berlangsung lebih lama sehingga membuat lahan, kebun, semak dan hutan menjadi sangat kering dan mudah terbakar.

Ketiga, potensi kebakaran hutan dan lahan meningkat tajam. Keempat, ketersediaan air bersih akan menipis dan bisa mengganggu aktivitas harian warga.

Dari pengalaman di lapangan, Lettu Murakip menyebut, hampir semua kejadian kebakaran lahan setiap musim kemarau bukan karena faktor alam, melainkan karena ulah dan kelalaian manusia.

Pemicu yang paling sering ditemukan adalah kebiasaan warga membakar sampah di lahan kosong atau pekarangan saat angin kencang, serta kebiasaan membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan, terutama di area ilalang kering dan pinggiran hutan.

Kebiasaan sepele itu, kata dia, sering berubah menjadi malapetaka besar yang sulit dipadamkan dan merugikan banyak orang.

“Intinya harapan kami, dengan kondisi panas dan banyak kekeringan, bagi masyarakat jangan membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan. Karena dari beberapa penyebab kebakaran lahan, hal tersebut penyebabnya,” tegas Lettu Murakip.

Selain memberikan imbauan larangan membakar, Lettu Murakip juga meminta warga untuk berhemat dalam penggunaan air bersih, serta segera melapor kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa atau BPBD terdekat jika melihat adanya titik api atau kepulan asap yang mencurigakan.

Warga juga diminta menjaga kesehatan dengan banyak mengonsumsi air putih agar tidak dehidrasi akibat paparan panas ekstrem.

Ia menegaskan, Kodim 0828/ Sampang bersama Koramil Jajaran Kodim 0828/ Sampang akan terus bersinergi dengan Polri, BPBD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang untuk melakukan patroli terpadu di wilayah-wilayah yang rawan karhutla.

“Kami dari TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat Sampang tetap waspada dan tetap siaga. Mari kita jaga diri, jaga keluarga, dan jaga lingkungan kita bersama. Jangan sampai karena kelalaian kecil, kita harus menanggung bencana yang besar dan merugikan banyak orang,” pungkas Lettu Murakip.

Dengan adanya sosialisasi masif ini, diharapkan kesadaran masyarakat meningkat dan bersama-sama bisa mencegah kebakaran serta melewati fenomena El Nino dengan aman.

 

 

 

REPORTER : TIM

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *