NEWSCAKRAWALA.ID— Semangat persaudaraan Sittung Dher kembali dibuktikan oleh Organisasi Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS). Bantuan donasi gotong royong dari seluruh tingkatan organisasi diserahkan secara khidmat kepada keluarga Almarhum H. Amad, Penasihat Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) MADAS Omben, Kabupaten Sampang.
Penyaluran bantuan ini menjadi simbol bahwa duka satu anggota adalah tanggung jawab bersama seluruh keluarga besar MADAS di Nusantara.
Estafet Amanah dari DPP hingga Keluarga
Bantuan yang terkumpul merupakan wujud kepedulian dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga DPAC MADAS se-Indonesia.
Penyerahan dilakukan secara estafet untuk menjaga amanah dan transparansi.
Sekretaris Jenderal DPD MADAS, Imron Rosadi, menyerahkan mandat donasi kepada Ketua DPC MADAS Kabupaten Sampang, Umar Faruk.
Selanjutnya, Umar Faruk menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Muhammad, putra almarhum H. Amad, di kediaman keluarga di Kecamatan Omben.
“Ini bukti nyata bahwa MADAS hadir bukan hanya saat suka, tapi juga saat duka. Kami satu, kami saudara,” ujar Umar Faruk.
Ketua DPAC MADAS Omben, Rizqi, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian yang datang dari seluruh penjuru. Ia juga menyampaikan penghormatan kepada Ketua Umum MADAS, Hj. Moh. Toha beserta seluruh jajaran.
“Kami bersujud syukur. Perhatian besar ini menjadi pelita di tengah duka. Membuktikan kami tidak pernah sendirian,” ucap Rizqi.
Sementara itu, Muhammad mewakili keluarga menyampaikan terima kasih sedalam-dalamnya. Ia juga memohon maaf atas nama almarhum ayahnya kepada seluruh keluarga besar MADAS.
“Terima kasih tak terhingga untuk semua. Atas nama orang tua saya, saya mohon maaf sebesar-besarnya jika semasa hidup beliau ada kata atau perbuatan yang kurang berkenan,” ungkap Muhammad dengan mata berkaca-kaca.
Momen ini menegaskan bahwa MADAS bukan hanya organisasi di atas kertas. MADAS adalah ikatan persaudaraan yang hidup, tempat ketulusan mengalir dan duka bersama menjadi kekuatan.
Semangat Sittung Dhere— satu hati, satu rasa — kembali menjadi napas utama dalam setiap langkah pengabdian MADAS kepada masyarakat.
Penulis Saladin












