Tinjau Ujian CBT Calon Wali Nagari, Bupati Yulianto Gaungkan Pilwana Badunsanak di Pasbar

KETERANGAN FOTO: Bupati Pasaman Barat Yulianto bersalaman dengan peserta ujian seleksi bakal calon Wali Nagari saat meninjau pelaksanaan Computer Based Test (CBT) di SMK Negeri 1 Pasaman, Sabtu (22/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan tahapan Pilwana berjalan transparan dan tertib.

NEWSCAKRAWALA.ID – Semangat demokrasi di tingkat nagari kembali diuji. Bupati Pasaman Barat Yulianto turun langsung memantau pelaksanaan ujian Computer Based Test (CBT) bagi bakal calon Wali Nagari di SMK Negeri 1 Pasaman.

Kehadiran orang nomor satu di Pasbar itu didampingi Sekda Doddy San Ismail, anggota DPRD, dan tim pelaksana. Tujuannya memastikan proses seleksi berjalan sesuai aturan, tanpa intervensi, dan menjunjung prinsip transparansi, Sabtu 22 Agustus 2026.

Menurut Yulianto, penggunaan sistem CBT adalah langkah maju Pemkab Pasbar. Hasil ujian bisa langsung diketahui, sehingga meminimalkan potensi kecurangan dan subjektivitas.

“Dengan CBT kita ingin dapatkan calon Wali Nagari yang memang kompeten. Bukan karena kedekatan, tapi karena kemampuan,” kata Yulianto.

Di tengah proses seleksi, ia juga menitipkan pesan penting: jaga persaudaraan. Ia menyebut Pilwana harus menjadi ajang mempererat, bukan memecah.

“Ini namanya Pilwana Badunsanak. Kita satu kampung, satu nagari. Mau pilih siapa saja itu hak, tapi jangan sampai putus silaturahmi,” ujarnya di hadapan peserta sesi kedua.

Yulianto menekankan, kehadiran Wali Nagari definitif sangat dibutuhkan. Selama ini banyak nagari masih dipimpin Penjabat, sehingga program pembangunan berjalan terbatas.

“Pemkab dan DPRD sepakat. Pilwana harus tuntas agar pelayanan ke masyarakat tidak terhambat. Kita butuh pemimpin yang punya mandat langsung dari warga,” jelasnya.

Ia berharap seluruh tahapan ke depan, mulai dari penetapan calon hingga pencoblosan, berlangsung aman dan damai. Perbedaan suara dianggap wajar dalam demokrasi, asal tetap dalam koridor kekeluargaan.

“Menang kalah itu biasa. Yang penting nagari kita tetap aman, badunsanak tetap jalan,” tutup Yulianto.

 

 

Penulis: Jeni

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *