NEWSCAKRAWALA.ID – Kecelakaan beruntun kembali terjadi di jalur rawan Pasaman Barat.
Lima kendaraan terlibat setelah sebuah truk bermuatan gagal menaklukkan tanjakan curam “Perosotan Habis Pikir” di Jorong Air Balam, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Koto Balingka, Minggu 7/6/2026 sekitar pukul 19.45 WIB.
Insiden bermula saat truk jenis Puso yang membawa muatan melintas di tanjakan tersebut. Kendaraan diduga kehilangan tenaga hingga tidak mampu melanjutkan laju ke atas. Truk kemudian mundur tak terkendali dan menghantam kendaraan di belakangnya. Benturan beruntun pun tak terhindarkan.
Akibat kejadian ini, lima kendaraan rusak parah. Rinciannya dua unit truk Puso, satu unit mobil niaga L300, dan dua unit minibus. Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun seluruh kendaraan mengalami kerusakan serius, terutama pada bagian depan dan belakang.
Dampaknya, arus lalu lintas di Jalan Lintas Ujung Gading–Air Balam sempat terhenti total. Kemacetan panjang terjadi selama beberapa jam karena proses evakuasi kendaraan berat di jalur tanjakan sempit membutuhkan penanganan khusus.
Anggota Satlantas Polres Pasaman Barat, Aiptu Ahmad Yani yang berada di lokasi membenarkan kejadian tersebut. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan.
“Dugaan sementara, truk mengalami kesulitan saat menanjak hingga tidak bisa dikendalikan lalu mundur menghantam kendaraan di belakangnya. Penyebab pastinya masih kami selidiki dan keterangan saksi masih kami kumpulkan,” ujar Aiptu Ahmad Yani.
Polisi kembali mengingatkan pengendara, khususnya kendaraan berat dan bermuatan, untuk memastikan kondisi laik jalan sebelum melintas di jalur rawan seperti Air Balam.
“Pengecekan rutin komponen kendaraan sangat penting, terutama sistem pengereman dan kondisi mesin. Ini wajib dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan di medan sulit,” tegasnya.
Kawasan “Perosotan Habis Pikir” memang sudah lama dikenal rawan. Kemiringan curam dan tikungan tajam menuntut kewaspadaan ekstra serta kondisi kendaraan yang prima.
Reporter : Jeni












