NEWSCAKRAWALA.ID – Komitmen perkuat pembinaan warga binaan, Lapas Kelas IIA Kuningan menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU dengan lima instansi mitra strategis. Penandatanganan berlangsung Selasa, 9/6/2026 di Aula Lapas Kelas IIA Kuningan.
Lima mitra yang terlibat yakni Puskesmas Cijoho, Puskesmas Lamepayung, Politeknik Kesehatan KMC Kuningan, Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kuningan, dan Universitas Kuningan. Jajaran Lapas Kuningan turut hadir mendampingi langsung proses penandatanganan.
Kerja sama ini menyasar lima bidang utama: pelayanan kesehatan, pendidikan dan penelitian, peningkatan kapasitas SDM, serta pengembangan program kemandirian dan ketahanan pangan bagi warga binaan.
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Lapas Kuningan menargetkan kualitas pembinaan dan pelayanan menjadi lebih optimal, terukur, dan berkelanjutan.
Langkah ini juga bentuk implementasi arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Dirjen Pemasyarakatan untuk memperkuat sinergi dengan stakeholder. Kehadiran mitra diharapkan memberi kontribusi nyata bagi program pembinaan yang lebih komprehensif.
Kalapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali menegaskan MoU ini bukan sekadar dokumen administratif.
“Kami berharap kerja sama ini diwujudkan dalam program-program nyata yang bermanfaat bagi warga binaan, petugas, dan masyarakat. Kolaborasi kuat adalah kunci mewujudkan pemasyarakatan yang berdampak,” ujar Sukarno Ali.
Ke depan, seluruh poin kerja sama akan ditindaklanjuti lewat program terukur. Tujuannya satu: meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan dan mendukung reintegrasi sosial warga binaan secara optimal.
Reporter : Ryan












