NEWSCAKRAWALA.ID – Hujan sedikit saja, air langsung menetes dari sela-sela atap. Dinding anyaman bambu mulai rapuh, lantai masih tanah. Begitulah potret rumah Ibu Su’ah, warga Dusun Barat, Desa Bettet, Kecamatan Pamekasan, sebelum dibedah.
Suasana Dusun Barat berubah. Sejak pagi, suara palu beradu dengan paku dan gergaji memotong seng menggema. Babinsa Koramil 0826-01/Pamekasan, Sertu M. Aliyurridha, hadir di tengah warga. Bersama-sama mereka bahu-membahu merenovasi Rumah Tidak Layak Huni milik Ibu Su’ah, Sabtu 6 Juni 2026.
Tak ada sekat antara seragam loreng dan baju warga. Babinsa angkat genteng, warga aduk semen. Ada yang memotong kayu, ada yang menguatkan tiang. Semua bergerak dengan satu tujuan: membuat rumah Ibu Su’ah lebih aman, layak, dan nyaman untuk ditempati.
“Ini bukan cuma soal membangun rumah. Tapi membangun harapan. Kami ingin Ibu Su’ah dan keluarga bisa tidur nyenyak saat hujan, nggak lagi khawatir atap bocor,” kata Sertu M. Aliyurridha di sela istirahat.
Usai kerja bakti, Babinsa menyempatkan duduk bersama Ibu Su’ah. Dengan nada akrab, ia menitipkan pesan.
“Bu, rumahnya sudah bagus. Sekarang tugas Ibu jaga kebersihannya. Rumah bersih itu bikin sehat, bikin hati tenang. Kebersihan kan bagian dari iman,” pesannya sambil tersenyum.
Bagi warga sekitar, aksi Babinsa bukan hal baru. Tapi setiap kali turun, dampaknya selalu terasa.
“Alhamdulillah dibantu TNI. Dulu kalau hujan deras kami sekeluarga ngungsi ke tetangga. Sekarang sudah berani tidur di rumah sendiri,” ucap salah satu warga yang ikut gotong royong.
Harapan kami sederhana. Semoga rumah ini bisa jadi tempat yang aman buat Ibu Su’ah sekeluarga beristirahat. Kalau hujan nggak bocor lagi, kalau malam tidurnya nyenyak. Kami Babinsa siap terus dampingi warga, karena TNI dari rakyat, untuk rakyat, harap Sertu Aliyurridha.
Kegiatan bedah RTLH ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dari sekadar seragam, Babinsa hadir sebagai anak bangsa yang peduli sesama. Dari memperbaiki atap, hingga menguatkan semangat hidup warga binaannya.
Hingga sore, renovasi tahap awal rampung. Atap yang dulu bocor kini tertutup rapat. Dinding yang rapuh kini lebih kokoh. Senyum Ibu Su’ah menjadi penutup paling indah dari kerja keras hari itu.
Reporter : Handa












