Usung Tema Peduli Lingkungan, SMPN 2 Pare Sukses Gelar Street Art Festival 2026 Jilid ke-7

NEWSCAKRAWALA.ID – Kreativitas tanpa batas kembali ditunjukkan pelajar SMP Negeri 2 Pare Kabupaten Kediri. Sekolah yang dikenal dengan ikon PERO tersebut sukses menggelar hajatan tahunan bergengsi, Street Art Festival 2026 Jilid ke-7 dengan penuh kemeriahan.

Puncak acara yang digelar di area Car Free Day (CFD) Jalan PB. Sudirman, Pare, pada Minggu (01/11/2026) ini menjadi pusat perhatian masyarakat. Sejak pagi hari, ribuan penonton memadati lokasi acara, mulai dari siswa, guru, wali murid, hingga masyarakat umum yang antusias menyaksikan karya-karya terbaik siswa.

Meski dikemas dalam konsep yang singkat, padat, dan berkualitas, festival tahun ini dinilai sangat sukses. Pantauan di lapangan, lapangan dan koridor sekolah yang menjadi pusat kegiatan sebelum puncak acara, penuh sesak oleh pengunjung yang ingin melihat langsung totalitas karya seni pelajar.

Puluhan karya seni tampil memukau dan menunjukkan proses pembelajaran yang hidup. Mulai dari mural, lukis jalanan, tari kontemporer, musik akustik, hingga fashion art yang unik karena terbuat dari bahan daur ulang sampah, berhasil mencuri perhatian.

Tahun ini, Street Art Festival mengusung tema yang sangat relevan dan inovatif, yakni “Kurangi Sampah Hari Ini, Selamatkan Bumi Untuk Hari Esok”.

Tema ini sengaja dipilih untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini kepada para siswa.

Kepala SMPN 2 Pare, Dra. Niam Isbat Futhona, M.M., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya agenda tahunan yang konsisten menjadi ikon kreativitas pelajar di Kabupaten Kediri ini.

Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan wujud nyata dari experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman.

“Festival ini bukan hanya panggung seni, tapi wujud nyata experiential learning. Anak-anak belajar langsung dari pengalaman, bukan hanya teori di kelas. Bagaimana merubah sampah yang dianggap tidak berguna menjadi barang layak pakai dan karya seni bernilai tinggi,” ujar Niam, Selasa (3/11/2026).

Ia berharap, melalui festival ini, para siswa dapat menjadi tunas-tunas terbaik PERO yang sesungguhnya, yakni Prestasi, Edukatif, Religius, dan berwawasan Global.

“Semoga Street Art Festival ini menjadi pembelajaran yang bermakna bagi tunas-tunas terbaik PERO. Kegiatan ini merupakan wadah yang sangat strategis untuk mendorong kreativitas para siswa dalam mengembangkan potensi diri,” tambahnya.

“Kegiatan yang sarat nilai edukasi dan karakter ini diharapkan mampu menjadi ruang ekspresi positif bagi generasi muda Pare. Semoga barokah dan menginspirasi,” pungkas Niam.

Untuk diketahui, rangkaian Street Art Festival 2026 ini sebenarnya telah dimulai sejak Sabtu (31/10/2026) dengan berbagai kegiatan menarik di lingkungan sekolah, seperti pameran produksi karya siswa-siswi, bazar kewirausahaan, hingga pentas seni.

Puncaknya yang digelar di area publik CFD pada hari Minggu, bertujuan untuk menjangkau apresiasi yang lebih luas dari masyarakat Kediri, sekaligus menunjukkan bahwa SMPN 2 Pare mampu menjadi pelopor sekolah yang kreatif, peduli lingkungan, dan berprestasi.

 

 

 

 

PENULIS : YUDI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *