Bikin Bangga Sekolah, Siswi SDN Bugih 5 Kelas 3 Tampil di Panggung Kehormatan Sumpah Pemuda di Hadapan Khofifah

NEWSCAKRAWALA.ID – Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Pamekasan pada Rabu (28/10/2026) menjadi panggung pembuktian talenta muda asal Kota Gerbang Salam.

Di hadapan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, seorang siswi Sekolah Dasar tampil dengan penuh percaya diri dan berhasil menyita perhatian peserta upacara.

Siswi tersebut adalah Elvina Nadira Saskia, pelajar kelas 3 SDN Bugih 5 Pamekasan. Meski usianya masih belia, ia mampu tampil di podium kehormatan dengan lugas dan tanpa rasa gugup.

Penampilan Elvina menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian upacara yang berlangsung di Lapangan Bakorwil IV Pamekasan tersebut. Ribuan peserta yang terdiri dari unsur kepemudaan, pelajar, hingga Forkopimda memberikan apresiasi atas keberaniannya, Jumat (30/10).

Gubernur Khofifah yang memimpin langsung upacara dengan tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” itu diketahui memang memberikan ruang bagi generasi muda untuk unjuk bakat.

Pamekasan sendiri dipilih menjadi pusat pelaksanaan upacara tingkat provinsi karena nilai sejarahnya. Kabupaten ini merupakan tanah kelahiran Mohammad Tabrani Soerjowitjitro, tokoh yang mengusulkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan pada Kongres Pemuda Pertama 1926.

Di tengah momentum bersejarah tersebut, kehadiran Elvina menjadi simbol bahwa semangat Sumpah Pemuda telah tumbuh sejak usia dini.

Kepala SDN Bugih 5, Eri Iswanti, S.Pd., mengaku bangga anak didiknya mendapat kepercayaan untuk tampil di acara sebesar itu.

“Kami sangat bangga dan terharu. Ananda Elvina Nadira Saskia adalah siswi kelas 3 kami. Bisa tampil di hadapan Ibu Gubernur di momentum Sumpah Pemuda adalah pengalaman dan kehormatan yang luar biasa bagi sekolah kami,” ujar Eri.

Menurutnya, Elvina adalah siswi yang aktif dan memiliki bakat. Pihak sekolah selama ini terus mendorong siswa untuk tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga berani mengembangkan potensi non-akademik.

“Ini menjadi bukti bahwa anak SD pun bisa berprestasi di tingkat provinsi. Kami berharap ini menjadi inspirasi bagi siswa lain di SDN Bugih 5 untuk terus berani tampil dan berkarya,” pungkasnya.

 

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *