Daerah  

Diduga Abai, Puskesmas Masalembu Sumenep Sorotan: Air, Listrik Hingga Kepala Puskesmas Tak Ngantor

NEWSCAKRAWALA.ID— Fasilitas dasar Puskesmas Masalembu, Kabupaten Sumenep diduga jauh dari standar. Minimnya air bersih, kamar mandi tak layak, hingga lampu mati saat malam hari dikeluhkan masyarakat dan keluarga pasien.

Kondisi ini dinilai kontras dengan besarnya anggaran ratusan juta yang dikucurkan pemerintah daerah ke setiap puskesmas tiap tahunnya.

Pengamat kebijakan publik, Maktub Syarif, menyoroti keras kondisi tersebut. Menurutnya, mutu pelayanan kesehatan tidak akan pernah baik jika fasilitas dasar saja tidak terpenuhi.

“Untuk meningkatkan mutu kesehatan salah satunya fasilitas harus memadai. Jika syarat utama belum terlaksana maka mutu pelayanan kesehatan bisa dikatakan bobrok,” tegas Maktub Syarif, Sabtu (6/9/2026).

Ia mempertanyakan ke mana aliran anggaran yang telah digelontorkan.

“Anggaran ratusan juta digelontorkan ke setiap puskesmas. Faktanya di Puskesmas Masalembu, kebutuhan dasar seperti air untuk pasien tidak ada, kamar mandi airnya tidak ada, lampu di malam hari tidak berfungsi sama sekali. Pertanyaannya, anggaran itu untuk apa dan kemana saja alirannya?” ujarnya.

Parahnya, keluarga pasien rawat inap mengaku harus mengambil air dari sumur milik warga sekitar untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kebutuhan pokok paling dasar saja tidak dipenuhi. Keluarga pasien rawat inap harus mengambil air ke sumur warga. Ini yang katanya ‘Bismillah Melayani?” kata Maktub dengan nada kecewa.

Ia juga menyoroti kedisiplinan pimpinan. Menurut informasi yang dihimpun, Kepala Puskesmas Masalembu jarang berada di kantor.

“Bahkan Kepala Puskesmas tidak pernah masuk kantor dan ini dibiarkan begitu saja oleh pemerintah. Seolah bolos sudah menjadi hal biasa bertahun-tahun,” lanjutnya.

Maktub menilai, Puskesmas di wilayah kepulauan Masalembu adalah yang paling tertinggal dibanding puskesmas lain di Sumenep.

“Serba tertinggal. Dari fasilitas untuk pasien sampai kepemimpinan. Ini seperti ada pembiaran dan tidak ada perhatian serius dari Dinkes Kabupaten Sumenep terhadap masyarakat kepulauan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, NEWSCAKRAWALA.id masih berupaya mengkonfirmasi Kepala Puskesmas Masalembu dan Kepala Dinkes Kabupaten Sumenep terkait dugaan tersebut.

 

 

Penulis : Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *