Polres Kutai Barat Bersama Polsek Melak dan Bhayangkari Gelar Trauma Healing untuk 60 Korban Longsor di Muara Bunyut

KETERANGAN FOTO: Personel Polres Kutai Barat, Polsek Melak dan Bhayangkari Ranting Melak berinteraksi dengan anak-anak korban longsor saat kegiatan Trauma Healing di Posko Kampung Muara Bunyut RT 001, Kecamatan Melak, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini diikuti 60 warga dengan rangkaian permainan, mewarnai, dan pembagian balon untuk memulihkan psikologis pasca bencana.

NEWSCAKRAWALA.ID  — Polres Kutai Barat  bersama Polsek Melak dan Bhayangkari Ranting Melak melaksanakan kegiatan Trauma Healing bagi warga korban bencana tanah longsor di Kampung Muara Bunyut RT 001, Kecamatan Melak.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu 8 Agustus 2026 pukul 11.00 WITA* ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Melak Iptu Rinto C. Simanjuntak, S.H. dan Ny. Titin Rinto selaku Ketua Bhayangkari Ranting Melak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Aipda Febry NBP, S.H. selaku Ps. Kanit Intelkam Polsek Melak, 7 personel Satlantas Polres Kubar, 5 personel Polsek Melak, 6 personel Polwan Polres Kutai Barat, serta 5 anggota PC Bhayangkari Ranting Melak.

Trauma Healing diikuti oleh 60 orang warga korban longsor, dengan rincian 10 orang dewasa dan 50 orang anak-anak.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembagian balon, lomba mewarnai gambar, bernyanyi bersama, bermain bersama, bermain bola bersama badut, hingga pembagian snack kepada para peserta.

Kapolsek Melak Iptu Rinto C. Simanjuntak, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu korban bencana pulih secara psikologis.

“Trauma Healing ini kami laksanakan untuk mengurangi kecemasan berlebih, rasa takut, dan kesedihan akibat bencana. Kami ingin mencegah trauma berkembang menjadi gangguan stres pascatrauma. Khususnya untuk anak-anak, lansia, dan ibu hamil yang paling rentan terdampak,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membantu korban beradaptasi di posko pengungsian, melepaskan rasa cemas akan ancaman longsor susulan, serta membangun kembali semangat hidup, optimisme, dan daya tahan psikologis masyarakat untuk bangkit pada tahap pemulihan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

 

 

Reporter :Daniel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *