Kandang Sapi di Gunung Eleh Sampang Ludes Terbakar Saat Warga Salat Jumat, Satu Ekor Sapi Limusin Tewas Terpanggang

KETERANGAN FOTO : Anggota Polsek Kedungdung melakukan pengecekan di lokasi bekas kebakaran kandang sapi milik P. Sutimah di Dusun Bangsal, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jumat (25/7/2026). Satu ekor sapi jenis Limusin tewas dalam peristiwa yang diduga akibat korsleting listrik tersebut.

NEWSCAKRAWALA.ID – Musibah kebakaran melanda sebuah kandang sapi milik warga di Dusun Bangsal, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, pada Jumat (25/7/2026) sekitar pukul 12.00 Wib. Ironisnya, peristiwa itu terjadi tepat saat sebagian besar warga tengah khusyuk menunaikan ibadah Salat Jumat.

Kandang milik P. Sutimah, 52, yang akrab disapa Mathari itu ludes dilalap si jago merah. Akibat kejadian tersebut, satu ekor sapi jantan jenis Limusin mati terpanggang, sementara tiga ekor sapi lainnya berhasil dievakuasi warga dengan selamat.

Kapolsek Kedungdung, IPTU Syafrianto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut pihaknya bersama perangkat desa langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari warga.

“Benar, telah terjadi kebakaran kandang sapi di Dusun Bangsal. Dugaan sementara penyebabnya adalah korsleting listrik yang menyambar material bangunan kandang,” ujar IPTU Syafrianto saat dikonfirmasi, Jumat 25 Juli 2026.

Berdasarkan keterangan saksi, kepanikan mulai terjadi saat pengeras suara musala mengumandangkan permintaan tolong. Warga yang masih berada di sekitar pemukiman langsung berhamburan keluar masjid dan mushola untuk membantu.

Api diketahui pertama kali muncul dari bagian atap kandang dan dengan cepat merambat karena bangunan terbuat dari kayu dan alang-alang. Kobaran api juga sempat mengancam rumah warga yang lokasinya berdekatan dengan kandang.

Beruntung, semangat gotong royong warga menjadi kunci. Tanpa menunggu petugas datang, warga pria dan wanita bahu-membahu memadamkan api menggunakan ember, alat seadanya, dan pompa air. Upaya tersebut berhasil mencegah api merambat lebih luas.

“Semangat kebersamaan warga sangat luar biasa. Mereka bergerak cepat sebelum armada pemadam tiba. Ini yang membuat kerugian tidak semakin besar,” tambah Kapolsek.

Beberapa saat kemudian, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sampang tiba di lokasi untuk melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang masih menyala.

Akibat kebakaran ini, bangunan kandang rata dengan tanah. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 25 juta. Rinciannya, satu ekor sapi Limusin senilai Rp 15 juta mati, ditambah kerugian bangunan kandang dan peralatan ternak.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan rutin memeriksa instalasi listrik, khususnya di kandang dan bangunan semi permanen.

“Kami imbau warga agar rutin mengecek kondisi instalasi listrik. Jangan sampai musibah seperti ini terulang kembali. Jika ada korsleting segera perbaiki oleh ahlinya,” pungkas IPTU Syafrianto.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi sudah kondusif. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

 

 

 

Reporter : Saladin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *