SMAN 16 Samarinda Tampung 360 Siswa Baru, Siapkan Generasi Berprestasi, Religius, dan Berkarakter Lewat Program Gratis Pol

Keterangan Foto: Suasana di depan SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur. Sekolah ini menjadi salah satu SMA Negeri di Samarinda yang terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, Rabu 9 Juli 2026.

NEWSCAKRAWALA.ID, Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 16 Samarinda berjalan lancar. Tahun ini, sekolah tersebut menerima sebanyak 360 peserta didik baru melalui berbagai jalur penerimaan yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepala SMAN 16 Samarinda, Sutrisno, menjelaskan bahwa selain jalur domisili dan prestasi di dalam daerah, terdapat pula jalur prestasi bagi siswa dari luar Kota Samarinda yang masih berada di wilayah Kalimantan Timur.

Hal itu dimungkinkan karena proses SPMB telah menggunakan sistem data terpadu yang dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur.

“Pelaksanaan SPMB dilakukan secara serentak, baik di kota maupun di seluruh kabupaten hingga wilayah pelosok di Kalimantan Timur melalui satu aplikasi dan satu data pemerintah,” ujar Sutrisno saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/7/2026).

Ia mengungkapkan, peserta didik yang dinyatakan lolos seleksi saat ini tengah mengikuti proses daftar ulang yang berlangsung pada 6–8 Juli 2026. Selanjutnya, seluruh siswa baru akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 13–17 Juli 2026 sebagai bagian dari adaptasi terhadap lingkungan sekolah.

Selain itu, Sutrisno memastikan para siswa baru juga akan memperoleh paket seragam sekolah gratis melalui program Gratis Pol Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Bantuan tersebut meliputi kemeja putih, rok atau celana abu-abu, tas sekolah, topi, dan sepatu.

“Data kebutuhan seragam dari setiap sekolah diminta paling lambat 20 Juli 2026. Kami akan segera menyampaikan data tersebut setelah pelaksanaan MPLS selesai,” jelasnya.

Lebih jauh, Sutrisno berharap dukungan dari masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memajukan SMAN 16 Samarinda. Menurutnya, sekolah tidak hanya ingin dikenal melalui prestasi non akademik, tetapi juga terus meningkatkan kualitas akademik agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Di sisi lain, pembentukan karakter dan nilai-nilai religius tetap menjadi prioritas utama sekolah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari akhlak dan kepedulian sosial para lulusannya.

“Kami ingin melahirkan generasi yang memiliki adab yang baik, berjiwa religius, mampu menjadi pemimpin yang bijaksana, bermartabat, serta memiliki empati tinggi terhadap masyarakat. Itulah tujuan utama pendidikan yang kami bangun di SMAN 16 Samarinda,” tutup Sutrisno.

 

Penulis : Rei

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *