NEWSCAKRAWALA.ID – Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Bupati Pasaman Barat H. Yulianto turun langsung memimpin kegiatan gotong royong massal di Taman Tematik, Pasaman Baru, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Jumat 26 Juni 2026 sore.
Aksi lingkungan itu digagas Dinas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Pasaman Barat. Turut ambil bagian ratusan pegawai dari berbagai organisasi perangkat daerah OPD, unsur Komite Nasional Pemuda Indonesia KNPI, mahasiswa, serta warga sekitar.
Bupati H. Yulianto menegaskan, gotong royong merupakan agenda rutin Pemerintah Daerah setiap bulan. Fokusnya menyasar Ruang Terbuka Hijau RTH agar tetap bersih, rapi, dan nyaman digunakan publik.
“Hari ini kita bersama teman-teman pegawai, KNPI, mahasiswa, dan masyarakat melakukan gotong royong untuk menjaga kebersihan dan kelestarian taman kota. Ini kegiatan rutin yang kita lakukan setiap bulan, khususnya di titik-titik RTH yang ada di Pasaman Barat,” ujar Yulianto saat ditemui di lokasi, didampingi Kepala DLH Pasaman Barat Afkar.
Menurutnya, menjaga RTH bukan hanya tugas DLH. Semua pihak harus terlibat agar ruang publik menjadi wajah daerah yang sehat dan asri.
Selain berpusat di Taman Tematik Pasaman Baru, kegiatan serupa juga dilaksanakan di beberapa lokasi lain. Tim gabungan bergerak menyisir area perkantoran BPKAD, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Markas PMI Pasaman Barat, hingga lingkungan Rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati.
“Kami sebar titiknya supaya dampaknya merata. RTH, khususnya taman kota, harus selalu terjaga kebersihannya. Kalau tamannya bersih dan lestari, masyarakat juga akan merasa nyaman dan aman ketika datang bersantai bersama keluarga,” jelas Yulianto.
Kehadiran KNPI dan mahasiswa menjadi perhatian tersendiri. Bupati menyebut keterlibatan generasi muda penting untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini.
“Adik-adik mahasiswa dan teman-teman KNPI ini energi baru. Kalau mereka terbiasa peduli lingkungan dari sekarang, Insyaallah ke depan Pasaman Barat akan punya generasi yang cinta kebersihan dan kelestarian alam,” katanya.
Kepala DLH Pasaman Barat Afkar menambahkan, pihaknya telah menyiapkan peralatan, titik kumpul, dan pembagian zona kerja agar gotong royong berjalan efektif. DLH juga akan mengevaluasi hasil kegiatan untuk perbaikan di bulan berikutnya.
Yulianto menutup kegiatan dengan mengajak seluruh masyarakat menjadikan gotong royong sebagai budaya. Ia berharap taman dan RTH tidak hanya bersih saat ada kegiatan, tetapi juga terjaga setiap hari.
“Pemerintah sudah memulai. Sekarang giliran kita semua yang merawat. Pasaman Barat bersih itu tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Reporter : Jeni












