NEWSCAJRAWALA.ID – Peristiwa pengeroyokan terhadap Sampurno Kepala Desa Pakel Kecamatan Gucialit Lumajang, terus hangat diperbincangkan. Aksi brutal itu terjadi dikediaman sang kades, bahkan disiang bolong, Rabu kemarin.
Lebih dari sepuluh orang terekam camera CCTV mulanya tak ubahnya bertamu. Satu diantaranya sempat berbicara lantang sambil menunjuk muka sang kades, lalu kades nampak meminta maaf.
Sayang, permintaan maaf kades disambut sebaliknya. Satu diantaranya lainnya berdiri mengambil celurit di pinggang, lantas melayangkan pada sang kades kemudian diikuti oleh yang lain.
Beruntung, kades berhasil lari masuk rumah dan lebih dari sepuluh orang tersebut, bergegas meninggalkan tempat kejadian bersama – sama.
Pasca ditangani medis, kades Pakel diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan. Disela kepulangannya, kades menyebut inisial ‘D’. Kata dia mungkin Khilaf.
”Mungkin ‘D’ khilaf. Kasian mas ‘D’ semoga menjadi pembelajaran bagi saya,” ucapnya.
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto dihubungi media, Jum’at (17/4/2026) mengatakan, pihaknya sudah mengamankan 10 orang pelaku.
Saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Lumajang. “Untuk pelaku sdh diamankan di Polres Lumajang,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.
Disinggung inisial ‘D’ Ipda Suprapto menjelaskan jika sudah mengamankan diri ke Polres Lumajang. “Untuk D mengamankan diri ke Polres Lumajang,” imbuhnya.
Santer dibicarakan, inisial D merupakan orang ternama asal Kecamatan Jatiroto. Masyarakat berharap, peristiwa ini ditangani serius menghindari persepsi miring terhadap penanganan hukum di Kabupaten Lumajang.
Penulis : HR












