Newscakrawala id || Sampang Sejarah kabupaten Sampang merupakan kabupaten yang berada di pesisir timur Pulau Madura Provinsi Jawa Timur ini memiliki banyak perjuangan dan perkembangan.
Kabupaten Sampang Madura tepatnya di hari Senin 23 Desember tahu. 2024 memasuki usianya 401 tahun, dan dalam memasuki hari yang sangat sakral untuk kembali mengingat suatu perjuangan oleh pendahulunya dan pengorbanan nya para pahlawan mengenangnya dengan dikemas hari jadi kota Sampang.
Pasalnya , kabupaten Sampang ini memiliki luas 1.228,25 kilometer persegi dengan populasi pada tahun 2024 sekitar 1.007.272 jiwa. Kabupaten Sampang dengan memiliki batas laut Jawa di utara, kabupaten Pamekasan di timur, kabupaten Bangkalan di barat, dan Selat Madura di selatan. Dan Sampang sendiri berdiri pada hari Selasa l tanggal 18 Agustus tahun 195, pendiri kabupaten Sampang in pernah di pimpin Pangeran Cakra Ningrat 1 dengan dasar hukum 12/1950.
Salah satu rangkaian dalam kegiatan peringatan Hari Jadi Sampang ke 401 dilakukan kegiatan ziarah ke Makam Ratih Ebuh di jalan Mangkubumi, Desa Madeggen Kelurahan Polagan Sampang sekira pukul 08.00 wib yang dihadiri
Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifiyanto S.Sos MA MSE, jajaran Forkopimda, Setdakab, Pimpinan OPD, jajaran Forkopimcam, Lurah, Ulama dan Tokoh masyarakat setempat
Disaat pelaksanaan nya, dilakukan pembaca Surat Yasin, Tahlil dan Doa dilanjutkan dengan penyampaian ringkasan sejarah perjalanan kabupaten Sampang dengan menggunakan Bahasa Madura sekaligus penyampaian sambutan Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Afriyanto S.Sos., MA MSE dalam Bahasa Madura.
Disampaikan dalam sambutannya nya, mengulas sejarah kabupaten Sampang dan mendoakan agar amal baik Rato Ebuh beserta para leluhur lainnya di terima oleh Allah SWT dengan harapan nilai peradaban dan perjuangan para leluhur ini menjadi tauladan serta selalu dikenang oleh warga masyarakat Sampang, Senin (23/12/2024).
“Mengulas sejarah kabupaten Sampang dan mendoakan agar amal baik Rato Ebuh beserta para leluhur lainnya di terima oleh Allah SWT dengan harapan nilai peradaban dan perjuangan para leluhur ini menjadi tauladan serta selalu dikenang oleh warga masyarakat Sampang,” kata PJ. Bupati Sampang dalam bahasa Madura nya.
Usai sambutannya, dilanjutkan dengan tabur bunga di Pesarean Rato Ebuh dan makam makam par pejuang Sampang oleh instansi pemerintah kabupaten Sampang.(Moh/Sal)












