Bontang – Sorak semangat membahana di Lapangan Formula Mini Soccer Hop 1, Kamis malam (27/11/2025). Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, membuka secara resmi Turnamen Sepak Bola Mini Wali Kota Cup 2025, sekaligus menyampaikan komitmen kuat pemerintah dalam mendukung geliat olahraga, termasuk sepak bola mini yang kini digandrungi berbagai kalangan usia.
Menggantikan Wali Kota Neni Moerniaeni, Agus Haris hadir mewakili Pemkot Bontang menyampaikan apresiasi kepada Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Kota Bontang yang dinilai konsisten menghidupkan kompetisi lokal. Turnamen ini mendapat dukungan dari Asosiasi Kota PSSI Bontang dan diikuti oleh peserta dari rentang usia 10 hingga 50 tahun.
“Saya hadir mewakili Wali Kota. Komitmen pemerintah terhadap perkembangan olahraga, termasuk sepak bola mini, tetap sama kuatnya,” ujar Agus Haris di hadapan peserta dan penonton.
Ia menyebut bahwa meskipun Indonesia memiliki populasi besar, prestasi sepak bola nasional masih kesulitan bersaing di level internasional. Hal ini menjadi tantangan bersama, termasuk di daerah seperti Bontang.
“Banyak negara kecil bisa menghasilkan pemain kelas dunia. Ini menjadi tantangan, termasuk bagi kita di Kota Bontang,” lanjutnya.
Namun, tak hanya soal semangat kompetisi, Wawali juga mengungkap adanya tantangan keuangan yang bakal dihadapi Pemkot. Ia menyebut prediksi penurunan APBD tahun depan akibat turunnya transfer dari Pemerintah Pusat, berpotensi menghambat pendanaan sejumlah program, termasuk pembinaan klub sepak bola.
Meski demikian, Agus Haris menegaskan pemerintah tidak tinggal diam.
“Kami sudah menjalin komunikasi dengan pimpinan perusahaan dan Askot PSSI Bontang untuk mendukung terbentuknya klub di Liga 3. Kami optimis ini bisa terwujud,” tandasnya.
Turnamen ini menjadi simbol bahwa gairah sepak bola di Bontang tetap menyala, meski di tengah keterbatasan. Dengan sinergi antara pemerintah, komunitas olahraga, dan pihak swasta, harapan membentuk klub profesional Bontang tetap terbuka lebar. (ADV).












