berau  

Tradisi Adat Manguati Banua Menjadi Daya Tarik Wisata di Kabupaten Berau

Newscakrawala.id || Sambaliung. Bertempat di Keraton Sambaliung , Pemerintah Kabupaten Berau melaksanakan kegiatan Manguati Banua digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Berau Ke 71 dan Kota Tanjung Redeh yang ke 214,sabtu (14/09).

 

Turut dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Wakil Bupati Berau Gamalis, Sekretaris Daerah Berau M Said, Mantan Bupati Berau yang juga Tokoh masyarakat Berau Makmur HAPK serta jajaran Forkopimda .

Dalam acara Manguati Banua ini tentunya dimana dilaksanakan setiap tahunnya yang bertujuan pembacaan tolak bala dan memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat berau.

 

 

 

 

Pelaksanaan Manguati ini diiringi lantunan Rebana dengan suasana yang bahagia.

 

Seusai acara dilakukan prosesi pemotongan puncak rasuk yang dimana merupakan salah satu makanan khas berau yang dibuat dari ketan yang disusun menyerupai tumpeng.

 

 

Sri Juniarsih ,Bupati Berau menyampaikan bahwa kegiatan manguati banua ini sangat penting karna merupakan bagian dari pelestarian adat dan budaya berau

 

“Saya berharap adat dan budaya seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya dan lebih banyak melibatkan masyarakat ,” harapnya .

“Dan adanya proses adat manguati banua ini semoga ke depannya bisa lebih luas di lihat masyarakat yang bisa merasakan kemeriahannya,” ucapnya .

 

“Kami mendorong agar manguati banua ini bisa menjadi suatu agenda rutin tahunan dalam mengembangkan pariwisata budaya di kabupaten berau,” tegasnya.

 

Sri juga menambahkan manguati banua ini bukan hanya tentang tradisi,tapi bisa menjadi daya tarik wisata yang unik untuk berau.

 

“Kami dari pemerintah kabupaten berau akan terus berkomitmen menjaga serta mengembangkan potensi wisata daerah agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat berau,” pungkasnya (*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *