Jakarta , newscakrawala.id Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf mengeluarkan lima instruksi terkait penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera Utara.
Instruksi yang dikeluarkan tertuang dalam Instruksi Presiden PKS Nomor 05/D/NP/PRES-PKS/2025 tertanggal 2 Desember 2025, Almuzzammil secara resmi menunjuk kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP pKS untuk memimpin komando penanganan bencana itu.
” Kepada Satgas Siaga Bencana DPP pKS di Bawak koordinasi Sekretaris Jenderal DPP PKS agar terus bergerak memimpin serta memobilisasi secara nasional pengarahan bantuan dan relawan kemanusiaan,” pinta Almuzzammil dalam instruksi nya.
Kata Almuzzammil Yusuf menegaskan, instruksi yang dikeluarkan ini untuk memastikan dalam penanganan supaya berjalan efektif dan menyentuh langsung kepada para korban. Selain itu, Presiden PKS membagi tugas kepada pimpinan pusat agar terjun langsung ke lokasi bencana.
“Instruksi yang saya keluarkan ini untuk menugaskan Sekjen supaya langsung bertolak ke lokasi bencana di wilayah Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Kemudian, Ketua Fraksi PKS DPR RI ditugaskan untuk memimpin peninjauan serta koordinasi bantuan langsung di wilayah Aceh,” tutur Almuzzammil melalui instruksi nya pada hari Selasa (2/11) di Jakarta.
Berikut lima instruksi yang dikeluarkan oleh Presiden PKS diantaranya adalah
1. Instruksi pertama, Kepada Satgas siaga bencana PKS terus bergerak memobilisasi secara nasional segala bentuk bantuan untuk bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta berkolaborasi dengan Fraksi PKS DPR RI dan seluruh struktur DPW PKS se-Indonesia.
2. Instruksi kedua, seluruh kader PKS diminta membantu korban bencana dengan penggalangan dana, logistik, obat-obatan, baju layak pakai, dan kebutuhan lain yang diperlukan.
3. Instruksi ketiga, struktur DPW terdekat yang tidak terdampak diminta mengkoordinasikan bantuan yang telah diberikan kader di wilayah masing-masing, serta menyiapkan relawan PKS yang akan dikirim ke medan bencana dan membantu pemulihan pasca bencana.
4. Instruksi keempat, seluruh pejabat publik PKS, baik pusat hingga daerah, diminta melakukan pemotongan gaji dan tunjangan untuk dana kemanusiaan.
5. Instruksi kelima, seluruh kerja kemanusiaan harus dilaksanakan dengan prinsip kemanusiaan, profesionalitas, respon cepat dan tepat, keselamatan relawan sebagai prioritas, kolaborasi lintas lembaga, akuntansi publik, dan transparansi.
Dengan instruksi ini, Presiden PKS berharap dapat membantu korban bencana dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kemanusiaan dan gotong royong.
“Instruksi ini dikeluarkan untuk membantu korban bencana dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kemanusiaan dan gotong royong,” kata Presiden PKS.
PKS juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu korban bencana dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kemanusiaan dan gotong royong. Semoga bantuan dan doa kita semua dapat membantu korban bencana dan mempercepat proses pemulihan, pungkasnya.
Penulis : red

