berau  

Polsek Biduk-Biduk Lakukan Pra Rekonstruksi Korban Senjata Api Rakitan, Ini Hasilnya

BERAU – Polsek Biduk-Biduk , melakukan pra rekonstruksi kasus korban Yastur,warga Kecamatan Batu Putih yang tertembak senjata api rakitannnya sendiri saat hendak berburu yang menyebabkan korban meninggal dunia , Rabu (09/07/25).

“Ada 10 adegan yang akan kita laksanakan dan sudah dilaksanakan. Ada beberapa titik lokasi. Di TKP (tempat kejadian perkara) ada 10 adegan,” kata Kapolsek Biduk-Biduk AKP Suradi , di sela pra rekonstruksi .

Turut hadir dalam kegiatan pra rekonstruksi tersebut Kapolsek Biduk-Biduk, AKP Suradi, Kanit Reskrim Polsek Biduk-Biduk, Kanit Intelkan Polsek Biduk-Biduk, Banit Patroli Polsek Biduk-Biduk,Banit Patroli Polsubsektor Batu Putih, Kepala Kampung Sumber Agung , Masdi, Pihak keluarga korban dan Saksi sebanyak 3 orang yakni saksi pertama saudara Hendarawan, Saksi kedua saudara syuhada dan saksi ketiga saudara riki.

Dari pra rekonstruksi di TKP dilaksanakan 10 adegan. Pada adegan tersebut dimana korban berangkat dari rumahna dengan menggunakan sepeda motor jenis honda soopy warna coklat dengan nomor polisi KT 4897 OL dengan membawa senjata api rakitannya yang di taruh pada cela dasboard dengan posisi ditidurkan dan dibungkus karung putih.

Pada adegan selanjutnya posisi saksi kedua syuhada berada di depan rumah korban sebelum berangkat berburu dan posisi saksi ketiga riki berada di belakan saksi kedua didepan rumah koorban sebelum berangkat berburu dan posisi saksi pertama berada didepan saksi kedua dan ketiga tepat didepan rumah korban sebelum berangkat berburu.

Ketika hendak berburu saksi pertama pada saat hendak buang air kecil dan melihat korbaan mengeluarkan senjata api rakitannya kemudian memasuka amunisi kedalam laras senjata api rakitan milik korban.

Kemudian korban mengeluarkan senjata api rakitannya dari dalam karung, lalu korbn memasukan amunisi kedalam laras senjata api rakitan milinya kemudian memasukkan kembali senjata tersebut kedalamm karung .

Lalu korban kembali mengeluarkan senjata api rakitan miliknya dari dalam karung dan menaruhnya di celah dasboard dan disandarkan pada dada sebelah kiri dengan posisi berdiri dan moncong atau laras senjata aapi rakitan diatas.

Dilokasi korban bersama sepeda motor honda scoopynya rebah dan korban tergeletak di tempat kejadian.

Berdasarkan hasil pra rekonstruksi tersebut Kapolse Biduk-Biduk , AKP Suradi mengungkapkan bahwa pada saat dekat tempat kejadian terdapat batu  berukuran sedang dijalan yang dilalui korban dan diduga korban menabrak batu tersebut sehingga terjadi hentakkan yang megakibatkan senjata api rakitan milik korban meletus mengenai dada korban.

“Kami menduga berdasarkan hasil pra rekonstruksi yang dilakukan korban menabrak batu sehingga terjadi hentakkkan yang mengakibatkan senjata api rakitan meletus mengenai dada korban,”Ucap Kapolsek Biduk-Biduk AKP Suradi.

“Kondisi TKP juga terlihat jalan tanah rusak berlubang dan licin jika turun hujan ,”Pungkasnya.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *