Newscakrawala id || Pamekasan Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan Madura memberikan penghargaan” Sertifikat Halal” kepada lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jawa Timur.
Penghargaan Sertifikat Halal tersebut merupakan sebuah pencapaian yang menunjukkan komitmen dalam menyajikan produk yang higienis dan sesuai dengan ketentuan syariat, Jumat (14/11).
Sertifikat yang diberikan setelah produk makanan yang diolah di dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan berhasil memenuhi standar halal yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan.
Pasca penerimaan seertifikat halal tersebut diterima langsung oleh Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jatim, Yhoga Aditya Ruswanto setelah Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan melakukan inspeksi ke dapur.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung proses sertifikasi ini.
“Sertifikasi halal ini adalah pencapaian yang sangat berarti bagi kami. Ini bukan hanya tentang memenuhi standar kualitas, tetapi juga menunjukkan bahwa makanan yang diolah bisa memenuhi standar syariat. Kami juga berterima kasih kepada Kemenag atas pendampingan ini. Dengan inspeksi ini, kami dapat memastikan bahwa produk makanan di Lapas sesuai dengan standar halal dan layak dikonsumsi oleh Warga Binaan,” kata Yhoga pada Jumat (15/11).
Proses sertifikasi ini melibatkan serangkaian pemeriksaan ketat, termasuk penilaian bahan baku, metode pengolahan, hingga sanitasi lingkungan kerja. Hal ini bertujuan agar produk yang dihasilkan di dalam lapas tidak hanya aman dan layak konsumsi, tetapi juga memenuhi persyaratan halal.

Ditempat yang sama, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pamekasan Kepala Kemenag. DR. H. Mawardi, M. H. I yang turut hadir dalam inspeksi tersebut menyampaikan apresiasinya kepada pihak Lapas.
“Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jatim dalam menjalankan proses sertifikasi halal. Ini adalah langkah positif yang sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memperluas industri halal, bahkan di lingkungan Pemasyarakatan. Dengan adanya kontrol seperti ini, kami juga ingin memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai dengan syariat Islam, sehingga hasil produk dapat diterima Warga Binaan dengan baik,” ungkapnya. (an)












