Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Razia Gabungan, Warga Binaan dan Pegawai  Tes Urine, Semua Negatif 

Razia gabungan dan tes urine dinyatakan negatif, yang di gelar di Lapas Narkotika Pamekasan pada Senin (6/4) siang.

NEWSCAKRAWALA.ID — Razia gabungan blok hunian dan tes urine yang di gelar Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan pada hari Senin (6/4).

Pelaksanaan tes urine bagi pegawai dan warga binaan Lapas Narkotika Pamekasan dilaksanakan sekitar pukul 12.00 Wib hingga selesai.

Kegiatan razia melibatkan jajaran internal lapas diantara nya, Ka KPLP, Kasi Kamtib, Kasubsi Portatib, Kasubsi Keamanan, staf KPLP, staf Kamtib, regu pengamanan (rupam), serta CASN.

Selain itu di dukung oleh aparat penegak hukum (APH) dari Kodim 0826, Polres Pamekasan, BNNK Sumenep, dan Sat Brimob Polda Jawa Timur.

Sasaran razia penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di sejumlah blok hunian, meliputi dari Blok Ambon, Bandung, Cirebon, dan Demak.

Pasca penggeledahan terpantau para Tim menyisir kamar-kamar warga binaan serta memeriksa titik-titik yang dianggap rawan, termasuk area yang berpotensi menjadi jalur pelarian, Selasa (7/4).

Dari hasil razia, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang, antara lain 9 buah pisau modifikasi, 6 sendok besi, 2 kartu remi, 2 tali, serta 4 botol balsem.

Seluruh barang bukti tersebut kemudian diinventarisir dan akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam waktu bersamaan, juga dilaksanakan  tes urine bagi 53 pegawai dan 350 warga binaan yang dipilih secara acak.

Razia gabungan serta tes urine ini dilakukan merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026.

Hasil dari tes urine  seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Prosesi tes urine terhadap 403 peserta berlangsung dengan pendampingan dari BNNK Sumenep, Kodim 0826, Polres Pamekasan, dan Sat Brimob Jawa Timur.  .

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan kepada sejumlah awak media menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari narkoba dan gangguan keamanan.

“Kegiatan razia dan tes urine ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga integritas serta menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba. Kami tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk pelanggaran di dalam lapas,” tegas Kusnan , Selasa (7/4).

Ditempat yang sama, Kepala BNNK Sumenep, Bambang Sutrisno, mengapresiasi sinergi yang terjalin antar instansi dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif Lapas Narkotika Pamekasan. Sinergi seperti ini sangat penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan pemasyarakatan dan hasil negatif ini menjadi indikator positif bahwa upaya pembinaan berjalan dengan baik,” ungkap Bambang pada media.

Kegiatan razia gabungan dan tes urine ini, Kusnan menambahkan bahwa

Secara keseluruhan, kegiatan razia blok hunian akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Penulis : An

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *