Newscakrawala.id || Pamekasan Dua pegawai lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jatim terbaik telah masa purnabakti (pensiun).
Dalam masa purnabakti (pensiun) tersebut berlangsung pada hari Sabtu (04/01/2025) bertempat di Aula R. Soepomo yang dikemas dengan kegiatan Pengantar Purna Tugas kepada dua (2) pegawai terbaik.
Kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas, dihadiri langsung Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Yhoga Aditya Ruswanto beserta seluruh jajaran, Minggu (05/01/2025).
Kedua pegawai masa purnabakti tersebut diantaranya, Masuni dan Rasuka.
Dikatakan, Yhoga Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan mengatakan bahwa, kegiatan masa Purnabakti atau lebih dikenal dengan sebutan pensiun merupakan masa pengakhiran tugas seseorang dari suatu pekerjaan kedinasan, pensiun bukanlah akhir dari segala aktivitas pekerjaan, pensiun bukanlah akhir dari segala aktivitas seseorang dalam bidang yang digelutinya, setelah pensiun seseorang bisa terus berkarya dan bersinergi dalam bidang tersebut namun dalam kondisi, tempat atau jalan yang berbeda.
Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja Bunasir selaku Petugas yang telah mengabdi selama masa bekerja yang relatif berjalan lancar, ujarnya Yhoga.
“Hari ini, kita tidak hanya melepas seorang rekan kerja, tetapi juga seorang sosok yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan Lapas Narkotika Pamekasan. Rasuka dan Masuni ini adalah contoh nyata dari dedikasi, integritas dan loyalitas dalam menjalankan tugas yang penuh amanah ini. Setiap langkah pengabdian beliau berdua selama bekerja adalah warisan berharga bagi kita semua.Hari ini, dengan hati yang penuh rasa hormat, kami mengucapkan terima kasih atas setiap kontribusi, pengorbanan dan kerja keras yang telah diberikan.Kami mendoakan semoga masa purna tugas ini menjadi babak baru yang penuh kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan. Nikmatilah waktu bersama keluarga dan orang-orang tercinta dan saya harap komunikasi dan silaturahmi dapat terus terjalin sebagaimana selama ini karena putusnya dalam tugas kedinasan bukan berarti putusnya hubungan silaturahmi. Sekali lagi Terima kasih atas segalanya. Lapas Narkotika Pamekasan bangga pernah menjadi bagian dari perjalanan hidup Rasuka dan Masuni, ungkapnya dalam sambutannya.
Sementara itu, Masuni dalam pisah pamitnya mengucapkan terimakasih atas bimbingan nya serta arahan dari Kalapas serta rekan-rekan kerja yang selama menjalankan tugas. Dimasa purnabakti ini saya berpesan kepada petugas untuk tetap semangat dalam bekerja dan selalu menjaga kesehatan.
“Saya dihari terakhir tugas ini ingin mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menjalani perjalanan panjang ini. Dan pada hari ini adalah momen yang sangat emosional bagi saya, karena harus berpisah dengan keluarga besar yang telah menjadi bagian hidup saya selama 32 tahun pengabdian saya. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Kalapas dan rekan-rekan sejawat yang telah memberikan dukungan, kepercayaan dan kerja sama selama ini. Tanpa kalian, saya tidak akan bisa mencapai apa yang telah saya capai hari ini. Saya berpesan kepada rekan-rekan sekalian untuk terus bekerja dengan semangat, profesionalisme, dan integritas. Jadikan tugas kita ini sebagai ibadah dan kontribusi nyata untuk bangsa,” ucapnya.

Kedua pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan menerima tanda kenang-kenangan dari Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jatim, Yhoga Aditya Ruswanto serta seluruh pegawai.(an)












