BONTANG – Wali Kota Bontang Hj Neni Moerniaeni mendampingi Gubernur Kalimantan Timur H Rudi Mas’ud (Harum) dalam kunjungan kerja (kunker) ke Kota Bontang, Jumat (5/9/2025). Agenda padat ini difokuskan pada peninjauan proyek strategis di sektor energi dan industri, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha.
Kunker diawali di PT Indominco Mandiri (IMM). Di sana, Gubernur bersama rombongan meninjau rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Void Indominco di Void L13 W1 serta Arboretum 30 Gemilang. Bahkan, Wali Kota Bunda Neni turut menanam pohon di lokasi tersebut sebagai simbol kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.


Dalam sambutannya, Gubernur Harum menegaskan pentingnya inovasi pemanfaatan void atau lubang bekas tambang sebagai sumber air baku. “Kami sangat mengapresiasi Indominco Mandiri yang menghadirkan void pump regional. Ini solusi nyata penyediaan air bersih untuk masyarakat di Bontang, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur,” ujarnya.
Perjalanan berlanjut ke PT Energi Unggul Persada (EUP) untuk meninjau pengembangan produksi biodiesel. Langkah ini sejalan dengan program energi baru terbarukan (EBT) yang terus digalakkan pemerintah. Turut hadir dalam kesempatan tersebut anggota DPR RI Hj Sarifah Suraidah Harum, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, dan sejumlah pejabat penting lainnya.
Menutup rangkaian kunjungan, rombongan menyambangi PT Pupuk Kaltim (PKT), perusahaan pupuk terbesar di Asia Tenggara. Gubernur Harum bersama Bunda Neni menerima paparan langsung dari jajaran direksi PKT yang dipimpin Dirut Gusrizal. Gubernur berharap PKT terus memberi perhatian lebih bagi pembangunan Kalimantan Timur, khususnya Kota Bontang.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan pelaku industri dalam mewujudkan pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.(Tim)












